JAILOLO – Tiga paket proyek fisik di Halmahera Barat sempat batal ditenderkan pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP). Pembatalan ini dilakukan sebab ketiga proyek tersebut tak memenuhi syarat administrasi, teknis dan dari sisi harga. ”Tiga proyek tersebut adalah proyek air bersih di Desa Duono, Kecamatan Tabaru, senilai Rp 760 juta, air bersih Desa Totala di Kecamatan Loloda senilai Rp 889 juta, dan jalan sirtu di Loloda senilai Rp 400 juta,” papar Ketua ULP Halbar, Hizar.
Meskipun tiga paket tersebut sempat gagal tender, Hizar memastikan dalam bulan ini ketiga proyek tersebut tetap diselesaikan. Pasalnya, proyek ini masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016. ”Bulan ini akan kembali ditenderkan,” pungkasnya.(ato/kai)