ZAKAT: Suasana rapat penentuan Zakat, kemarin. ZAKAT: Suasana rapat penentuan Zakat, kemarin.

JAILOLO – Zakat Fitrah di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Rp 35 ribu per jiwa. Itu diputuskan melalui rapat bersama Pemkab bersama para Kepala Urusan Agama (KUA), Ketua Ormas Islam seperti Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, para Imam Masjid di Jailolo. Rapat penentuan besaran zakat fitra ini berlangsung Jumat (10/6) di Aula kantor Kementerian Agama (Kemenag) Halbar dan dipimpin Kepala Kemenag Halbar, Nasaruddin Ali.
Dalam rapat tersebut,  para kepala-kepala KUA diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, seperti terkait harga beras yang dikomsumsi oleh masyarakat di masing-masing kecamatan.
Setelah mendengarkan pendapat para ketua - ketua KUA dan ketua-ketua Ormas Islam, masyarakat Kabupaten Halbar mengkomsumsi beras mulai dari harga Rp 11 ribu hingga Rp 14 ribu, makanya diputuskan menggunakan harga beras yang berkualitas. "Disepakati zakat fitri Rp 35 ribu perjiwa atau beras 2,5 kilogram untuk ukuran beras satu kilo Rp 14 ribu. Penetapan besaran zakat ini menggunakan beras dengan kualitas terbaik,"papar Nasaruddin.
Nasaruddin mengatakan, setelah ditetapkan, Kemenag Kabupaten Halbar akan membuat dalam bentuk surat keputusan sehingga dibacakan secara resmi di setiap masjid di Kabupaten Halbar. "Alhamdulillah telah ditetapkan semoga penetapan besaran zakat fitra ini memiliki nilai ibadah,"pungkasnya.(ato/lex)