INFRASTRUKTUR: Salah satu sudut pulau Gebe INFRASTRUKTUR: Salah satu sudut pulau Gebe

WEDA – Kecamatan Pulau Gebe Halmahera Tengah (Halteng) hingga kini masih dililit krisis listrik. Bahkan, sudah hampir setahun masalah ini tidak mampu dipecahkan pemkab maupun DPRD. Meski demikian, pemerintah seakan lupa atas fakta dan  penderitaan yang dialami rakyatnya di pulau penghasil Nikel itu,"kata Zulfahri Imam Warga Desa Kapaleo, beberapa  waktu lalu.
    Yang diinginkan warga adalah jaringan listrik yang sudah terpasang ini segera difungsikan.”Jangan jadikan rakyat Gebe sebagai lahan proyek untuk hanya mengejar keuntungan tapi manfaat proyek untuk penerangan tidak di rasakan rakyat,"ujarnya. Disampaikan, kehidupan rakyat Gebe yang tidak tersentuh pelayanan dasar, seperti lstrik, jalan, kesehatan dan pendidikan yang tidak memadai ini adalah bukti tidak adanya perhatian pemerintah terhadap rakyat Pulau Gebe.
    Fakta ini juga tidak berbanding lurus dengan hasil kekayaan alam nikel yang saat ini di eksplorasi oleh PT FBLN dari Negeri China dengan pembangunan Pabrik Smelter terbesar di wilayah Maluku Utara sekarang ini. "Negeri kami kaya dengan hasil tambang, tapi pemerintah hanya tahu mengeluarkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk para investor,”ujarnya.(cr-03/met)