Penimbunan pantai Damuli Kecamatan Patani Timur Penimbunan pantai Damuli Kecamatan Patani Timur

WEDA – Kebijakan reklamasi pantai Desa Damuli Kecamatan Patani Timur yang dilakukan kepala desa (kades) Sumitro Muhammad ditentang warga. Pasalnya, program kades ini dinilai merusak lingkungan. Karena itu, diminta segera dihentikan.”Program ini dibijaki sendiri oleh kades tanpa meminta masukan dan pertimbangan warga. Makanya, segera dihentikan karena merusak terumbu karang,”tandas Dadang Sarwan warga setempat kepada Malut Post, Selasa (31/10).
    Menurutnya, jika dipaksakan akan berdampak besar bagi kerusakan lingkungan.”Kalau direklamasi maka hasil laut yang selama ini diambil warga akan hilang,”ungkapnya. Karena itu, tidak ada pilihan lain kecuali dihentikan. Langkah awalnya harus dicegat pemerintahan kecamatan.”Jangan tinggal diam yang nantinya memunculkan polemik di masyarakat,”tukasnya. Sementara Kades Sumitro Muhammad yang dikonfirmasi mengaku penimbunan itu dilakukan dengan anggaran sendiri untuk pembangunan pasar. Karena pasar yang ada sekarang sudah harus diperluas,”ungkapnya.
    Selain itu kades juga mengakui program ini dilaksanakan tanpa melaksanakan rapat dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta rapat umum dengan masyarakat."Ini kebijakan pribadi saya yang tujuannya membangun membangun desa lebih maju,”ujarnya.(wmj/met)