TERNATE – Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah daerah (Bosda) dari Pemerintah Kota (Pemkot) saat ini dinilai belum merata. Pasalnya, dana bantuan ini belum tersalurkan ke semua sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Ternate. 
Karena itu, DPRD Kota (Dekot) mulai berencana untuk meningkatkan anggaran Bosda di tahun 2018 nanti. Ini diungkapkan, Ketua Komisi III, Anas U Malik, kemarin (20/10). Hal ini dilakukan agar nantinya,bukan hanya sekolah di bawah pengawasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) saja yang menerima dananya tapi sekolah di bawah Kementerian Agama (Kemenag) juga bisa mendapatkannya.   “Bosda tahun 2018 dinaikan, agar bisa mengakomodir semua sekolah, termasuk sekolah madrasah yang selama ini belum menikmati anggaran tersebut,"ujarnya.

Dia mengaku, rencana tersebut sudah dimasukkan dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran- Plafon Prioritas Anggaran sementara (KUA-PPAS).
"Sudah usul untuk tahun 2018, jadi kami berharap pemkot juga bisa memakluminya dan mengakomodir dana tersebut, sebab hal ini sangat penting untuk dunia pendidikan,"jelas Politisi Golkar itu.
Menurutnya,  sasaran utama adalah untuk menghindari pungutan di Kota Ternate termasuk di sekolah yang ditangani Kemenag sehingga Ternate menjadi rujukan sekolah tanpa pungutan.
Lebih jauh, dia juga menyinggung soal perbedaan jatah untuk sekolah negeri dan swasta yang saat ini, belum merata sehingga tidak lagi ada keluhan dari orang tua.  "Jangan lagi ada perbedaan  antara sekolah swasta dan negeri juga pungutan bisa ditekan,"harapnya. (cr-05/nty)