Ratna Namsa Ratna Namsa

TIDORE – Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mewacanakan pembentukan Pansus Hak Angket terkait memorandum of understanding (MoU) Pemkot dan PT Tidore Sejahtera Bersama (TSB) soal izin pakai lahan 125 haktare di Kelurahan Akelamo selama 25 tahun.
Rencana ini didengungkan Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) dan Fraksi Amanat Indoneaia Raya (AIR). Dua Fraksi tersebut menyampaikan sikap bakal didorong Pansus Hak Angket kepada mahasiswa yang menggelar aksi di kantor dewan, Senin (9/10).
“Kami akan dorong Pansus Hak Angket agar rekomendasi dewan dicabut, karena rekomendasi itu dikeluarkan secara sepihak,”tegas Ketua Fraksi Air, Ratna Namsa.
Malik Muhammad, anggota Fraksi NasDem juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, bagaimanapun kondisinya fraksinya tetap konsisten untuk mencabut rekomendasi dewan sial izin pakan lahan yang kini ditanam Kelapa Genjah. Ia menegaskan, Fraksi NasDem akan bersama Fraksi Air mendorong pembentukan Pansus Hak Angket.
Fraksi Demokrat dan Fraksi Bintang Kebangsaan masih bersikap diplomatis, apakah mendukung pembentukan Pansus Hak Angket atau tidak. Tapi, dua fraksi ini menegaskan, tetap komitmen bersama rekan-rekan mereka di fraksi lain bahwa rekomendasi DPRD harus dicabut.
Sedangkan Fraksi PDIP dan Fraksi Golkar hanya bersikap menganulir keputusan pimpinan dewan yang menandatangani rekomendasi izin pakai lahan untuk PT TSB itu.
Terpisah, mantan anggota DPRD Tikep, Abd Rahman Muhammad, meminta wakil rakyat menarik kembali rekomendasi terkait Izin pinjam pakai lahan untuk kepentingan PT Tidore Sejahtera Bersama.
Bahkan DPRD harus mendesak pemkot agar menghentikan sementara operasional PT TSB di Kelurahan Akelamo Kecamatan Oba Tengah.  Menurutnya,  kehadiran PT TSB yang menanam Padi Gogo dan Kelapa Genjah, sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat setempat yang mengandalkan pohon kelapa dan pohon enau untuk membuat gula merah. “Persoalan ini juga membuat masyarakat Akelamo terkotak-kotak, tidak rukun dan damai lagi,” kata Rahman, yang juga tokoh pemuda Akelamo.(far/lex)