LAHAN: Lahan di Kelurahan Akelamo yang akan ditanam Kelapa Genjah dan Padi Gogo sebagai wujud investasi. LAHAN: Lahan di Kelurahan Akelamo yang akan ditanam Kelapa Genjah dan Padi Gogo sebagai wujud investasi.

TIDORE – Sikap Lurah Akelamo Soleman Nuhu terbilang di luar dugaan. Bagaimana tidak, belum lama ini ia menyampaikan ke masyarakat Akelamo, bahwa Pemkot Tikep akan memberikan bantuan rumah dalam bentuk uang. Nilainya fantastis, yakni Rp 300 juta per satu rumah.
Kepada masyarakat, Lurah mengatakan, bantuan itu disalurkan asalkan warga Akelamo menerima ketika lahan yang selama ini mereka kuasai, diserahkan ke PT Tidore Sejahtera Bersama (TSB). 
Janji yang dilontarkan Lurah Akelamo itu terkuak setelah beberapa hari terakhir ini warga menuntut.
Lurah Soleman Nuhu mengakui bahwa ia pernah melontarkan janji itu ke warganya. Menurutnya, apa yang ia sampaikan ke warga itu adalah pesan dari Pemkot. “Tapi Pemkot masih melobi di Pemerintah Pusat, yakni di Kementerian Perumahan Rakyat,”katanya.
Wakil Wali Kota (Wawali) Tikep, Muhammad Senin terkejut ketika mendapat informasi Lurah Akelamo berjanji begitu ke warganya. Ia menegaskan, Pemkot tidak pernah berjanji untuk membangun rumah warga, seperti yang disampaikan Lurah Akelamo.
“Tidak ada janji itu. Memang warga pernah minta sebagian lahan diberikan ke mereka untuk dibuat pemukiman, tapi itu tidak bisa,”tegasnya.
Orang nomor dua di Pemkot Tikep ini mengimbau kepada warga Tikep, khususnya di Kelurahan Akelamo agar mendukung kebijakan Pemkot terkait kerja sama investasi tersebut. Menurutnya, Pemkot tidak memiliki niat untuk menyusahkan warganya. “Justru kami berniat agar membangun daerah ini demi kesejahteraan masyarakat. Saya harapa berikan kami waktu. Dukunglah kami agar pembangunan berjalan baik,”harapnya.(far/lex)