MENUNGGU PEMBELI: Seorang pedagang di Pasar Barito Bahari Berkesan menunggu pembeli. Ft hariyanto MENUNGGU PEMBELI: Seorang pedagang di Pasar Barito Bahari Berkesan menunggu pembeli. Ft hariyanto

TERNATE- Setelah sempat turun, harga barito (bawang, rica dan tomat) di Kota Ternate berbalik arah. Pantauan Malut Post di Pasar Barito Bahari Berkesan kemarin (11/1), harga barito melonjak.
Rica nona Senin (9/1) lalu harganya Rp 70 ribu, kemarin Rp 80 ribu per kilogram.   Rica keriting sebelumnya Rp 35 ribu, naik menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Cabai rawit juga naik dari Rp 100 ribu menjadi Rp 110 ribu per kilogram. Untuk bawang merah naik menjadi Rp 50 ribu, sebelumnya Rp 45 ribu per kilogram. Bawang putih naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 55 ribu per kilogram.
Harga tomat juga naik, sebelumnya Rp 8.000 menjadi Rp 10 ribu per kilogram. Lemon cui harganya melonjak dari Rp 35 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Harga lemon nipis naik Rp 5.000 menjadi Rp 25 ribu per kilogram. “Agen memberikan kepada kami terbatas, harganya mahal,” aku Adam, pedagang.  Kelangkaan barito karena banyak tanaman rusak akibat hujan.
Sementara agen barito di Kota Ternate Nursidik, mengaku terjadi kenaikan harga cabai. Misalnya untuk cabai nona naik dari kisaran Rp 15 ribu - Rp 20 ribu per kilogram, menjadi Rp 30 ribu - Rp 70 ribu per kilogram. cabai rawit melonjak dari Rp 30 ribu ke angka Rp 100 ribu per kilogram. cabai keriting bervariasi antara Rp 20 ribu - Rp 30 ribu per kilogram, sedangkan tomat turun dari Rp 20 ribu - Rp 30 ribu menjadi Rp 6.000 - Rp 7.000 per kilogram. “Bawang merah dan bawang putih harganya stabil antara Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram,” jelasnya.
Dia menambahkan program Tim Pemantau dan Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mulai berjalan dengan membudidayakan petani lokal. “Contohnya seperti pasokan bawang dan tomat, saat ini sudah banyak dipasok dari Halmahera Utara (Halut), Halmahera Timur (Haltim) dan Kota Tidore Kepulauan,” tambahnya. (tr-02/tr-05/onk).