MENUNGGU: Penumpang Garuda menunggu keberangkatannya di Bandara Babullah Ternate kemarin karena pesawat delay. Ft hariyanto MENUNGGU: Penumpang Garuda menunggu keberangkatannya di Bandara Babullah Ternate kemarin karena pesawat delay. Ft hariyanto

TERNATE-Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan TTE-CGK GA649 tujuan Ternate-Jakarta delay selama 7 jam Selasa (18/4). Akibatnya,  Ratusan penumpang menumpuk di ruang tunggu keberangkatan Bandara Babullah Ternate.
Amatan Malut Post, ada sejumlah penumpang yang kesal karena menunggu lama.  Yudi, salah satu penumpang mengaku sudah menunggu di bandara sebelum  pukul 07.00 WIT.  Namun pesawat dari Jakarta yang seharusnya tiba pukul 07.25 WIT, tak kunjung datang.  “Kami cuma disuruh sabar dan menunggu," tuturnya. Penumpang lainnya Andi, mengaku mendapat informasi bahwa Garuda belum bisa terbang ke Ternate karena letusan Gunung Dukono di Galela Halmahera Utara. “Katanya abu vulkanik menutupi bandara Babullah, tapi nyatanya tidak ada dan maskapai lain terbang seperti biasa,” keluh Andi.
Station and Service Manager PT. Garuda Indonesia Ternate, Agha Bukhari, menjelaskan mereka menunda keberangkatan karena warning dari BMKG bahwa Bandara Babullah diselimuti abu vulkanik Gunung Dukono. "Informasi itu yang membuat pesawat dari Jakarta yang rencana berangkat pukul 04.40 WIB terpaksa ditunda keberangkatannya,” aku Agha. Pesawat baru tiba di Ternate pukul 15.25 WIT dan berangkat pukul 15.45 WIT. Seluruh penumpang yang berjumlah 102 orang akhirnya bisa terbang. Tak ada yang membatalkan pemberangkatan atau pindah ke pesawat lain. “Kalau penumpang dari Jakarta ke Ternate jumlahnya 99 orang,” jelas Agha.(tr-05/onk).