IKUT TAX AMNESTY: Warga yang ikut tax amnesty di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ternate beberapa waktu lalu IKUT TAX AMNESTY: Warga yang ikut tax amnesty di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ternate beberapa waktu lalu

TERNATE - Beruntunglah bagi warga Indonesia yang telah mengikuti program tax amnesty yang dilakukan pemerintah dari akhir tahun 2016 hingga Maret 2017.
Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama, pihaknya tidak akan melakukan pemeriksaan terhadap para wajib pajak (WP) yang telah mengikuti program pengampunan pajak (tax amnesty). Pemeriksaan yang dimaksud terhadap data pajak para WP per tahun 2016 ke bawah. "Bagi WP yang sudah ikut tax amnesty tentunya tidak akan kami lakukan pemeriksaan," katanya, seperti dikutip dari detikfinance.
Hestu memastikan, pemeriksaan oleh Ditjen Pajak dilakukan terhadap WP yang tidak ikut tax amnesty, yang terdapat harta belum dilaporkan dalam SPT yang diketemukan. Pemeriksaan terhadap WP yang tidak ikut tax amnesty berdasarkan analisa Ditjen Pajak terdapat indikasi ketidakpatuhan pasca TA, misalnya di SPT periode 2016 tidak ada peningkatan pembayaran pajak, atau terindikasi mengkreditkan faktur pajak, atau laporan pajaknya fiktif.
Program tax amnesty ini dibuat supaya WP makin patuh bayar pajak di kemudian hari. Jika setelah tax amnesty ternyata tidak patuh pajaknya, maka berpotensi untuk diperiksa utang pajaknya untuk tahun setelah tax amnesty. "Maka kami akan mengingatkan melalui surat imbauan atau konseling oleh account representative-nya untuk melakukan pembetulan SPT," jelas dia.
Sedangkan bagi yang sudah mengikuti tax amnesty, kata Hestu, akan mengedepankan pembinaan dan pengawasan, bukan pemeriksaan atau law enforcement yang lain. (dtc/onk).