MENUNGGU PEMBELI: Salah satu pedagang ayam beku di Pasar Goto Kota Tidore Kepulauan. Ft fahruddin MENUNGGU PEMBELI: Salah satu pedagang ayam beku di Pasar Goto Kota Tidore Kepulauan. Ft fahruddin

TIDORE - Salah satu bidang usaha Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aman Mandiri Kota Tidore Kepulauan, adalah menjual ayam beku. 
Namun disinyalir ayam milik perumda kurang diminati, karena ukurannya kecil. Menurut penjual daging ayam di Pasar Goto, Komalasari, ukuran ayam dari Perumda Aman Mandiri terlalu kecil. Beratnya hanya 1,1 kilogram dan 1,2 kilogram. Sementara masyarakat lebih suka ayam berukuran 1,2 kilogram dan 1,3 kilogram. “Bahkan ada yang hanya mau membeli ayam dengan bobot 1,4 kilogram,” katanya.  Dia mengaku sekali mengambil ayam dari agen, mencapai 1 ton lebih atau antara 25 - 30 karung.
Hal yang sama juga diakui Samini, pemilik rumah makan. Saat membeli ayam di pasar, dia memilih yang berukuran besar. Dia mengaku pelanggannya lebih suka ayam berukuran besar. “Kalau jual ayam terlalu kecil pelanggan tidak mau,” akunya.
Dirut Perumda Aman Mandiri Rudi Yamin, saat dikonfirmasi membantah jika ukuran ayam mereka kecil. Paling banyak ukuran 1,2 kilogram dan 1,3 kilogram. “Kalau ukuran 1,1 kilogram memang ada tapi sedikit,” jelasnya.  Dia mengaku stok yang dipasok mencapai 10 ton, yang sudah laku baru 1 ton. Pembelinya bukan hanya berasal dari Tidore, namun juga dari Ternate. “Stok sisa masih tersimpan di cold storage PPI Goto,” pungkas Rudi. (far/onk).