Inspirasi Anak-anak Melalui Cerita, Fokus di Pulau Hiri

  • Monday, Aug 07 2017
BERBAGI: Para member Kelas Inspirasi usai sharing tentang kegiatan yang akan dikukan di Pulau Hiri saat hari H.KELAS INSPIRASI FOR MALUT POST BERBAGI: Para member Kelas Inspirasi usai sharing tentang kegiatan yang akan dikukan di Pulau Hiri saat hari H.KELAS INSPIRASI FOR MALUT POST

Mengenal Kelas Inspirasi Kota Ternate

Setiap anak pasti punya cita-cita, namun terkadang cita-cita itu hanya menjadi hayalan karena tak lagi melanjutkan pendidikannya. Untuk tetap menggairahkan anak-anak mewujudkan mimpinya itu, maka dibentuk Kelas Inspirasi  (KI) yang bertujuan memotivasi dan menginspirasi anak-anak melalui cerita tentang profesi. 
    
Laporan: Abd Yahya Abdullah

Kelas Inspirasi (KI), termasuk nama baru di Kota Ternate, karena itu komunitas atau tim ini belum terlalu dikenal. Meski begitu, KI sendiri merupakan salah satu gerakan yang sudah ada di hampir seluruh Indonesia, sejak terbentuk pada 2012 lalu.    Mereka yang tergabung dalam gerakan ini, terdiri dari berbagai profesi yang berbeda  dengan satu tujuan, yaitu ingin memajukan negeri ini  melalui dunia pendidikan dengan memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan berusaha meraih cita-citanya.

Di Ternate, sejak terbentuk April 2017 lalu, jumlah membernya sudah lebih dari 10 orang ini mulai bekerja untuk melaksanakan misi utamanya, yaitu turun langsung ke sekolah dan mengajar serta memotivasi anak-anak melalui cerita  tentang profesi. Sebagai persiapan, mereka telah survey sekolah yang akan menjadi sasaran mereka.
 Mulai dari sekadar sharing para tim relawan hingga survey sekolah. Setelah survey di akhir pekan mereka berkumpul dan membahasnya dan rumah pisang, Koloncucu adalah tempat yang paling seru untuk berdiskusi dan berbagi inspirasi.

Koordinator KI Arif Prabowo, saat berbincang dengan Malut Post, pekan lalu  mengaku dari hasil survey pihaknya telah menetapkan akan fokus di Kecamatan pulau Hiri. Arif mengaku, Pilihan Hiri  karena  dunia pendidikan di sana masih jauh dari harapan. "Bukan karena sekolah di sana kurang diperhatikan, tetapi agar anak-anak di sekolah di sana, tidak merasa asing dan berfikir bahwa hanya orang kota saja yang cerdas dan dapat menggapai cita-citanya, tapi mereka juga bisa,"terangnya.

Nantinya, selama satu tahun  gerakan ini akan tetap fokus memotivasi anak-anak khususnya di SD yang ada di Hiri untuk terus memacu semangat belajarnya serta terus melanjutkan keinginannya menggapai cita-cita. "Rencana kelas inspirasi ini aktif pada 2 Desember,” tambahnya. Dia juga mengaku, pada hari tersebut semua member atau yang disebut pengajar inspirasi, harus cuti dan pekerjaanya selama satu hari dan fokus pada kegiatan KI, yaitu mengajar dan menginspirasi siswa. 

Dalam aksinya nanti, Bowo dan kawan-kawan yang berasal dari profesi yang berbeda akan menginspirasi siswa SD melalui cerita dari profesinya masing-masing yang langsung mengenakan atributnya. “Diharapkan dapat menginspirasi anak-anak seumur hidup,”tambah Bowo yang mengaku akan merekrut lebih banyak professional. Namun saat ini lebih banyak dari kalangan dokter.

“Kelas inspirasi ini cukup satu hari mengajar, sisanya menginspirasi. Sesuai moto  sekali mengajar, seumur hidup menginspirasi,” jelasnya. Salah satu bentuk motivasi adalah tidak selamanya cita-cita dapat diraih karena ada uang  tapi dengan modal semangat dan keinginan yang tinggi semua akan terasa mudah.  (tr-05/nty).