Proyek Saluran Air Rugikan Warga RT 8 Kelurahan Fitu

  • Friday, Jun 16 2017
MEMPRIHATINKAN: Batas pembangunan saluran air yang dibangun di RT 8 Kelurahan Fitu. Kondisi menyebabkan air masuk ke rumah warga saat hujan deras beberapa hari terakhir. MEMPRIHATINKAN: Batas pembangunan saluran air yang dibangun di RT 8 Kelurahan Fitu. Kondisi menyebabkan air masuk ke rumah warga saat hujan deras beberapa hari terakhir.

PROYEK pembangunan saluran air di RT 08/RW 03 di Kelurahan Fitu sangat rugikan masyarakat sekitar. Pasalnya, proyek yang diduga milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku Utara (Malut) itu tak sampai di saluran lainnya alias terputus.
Menurut warga sekitar, jarak pembangunan saluran dari titik awal sampai saluran lainnya berjerak kurang lebih 230 meter. Namun, yang dibangun hanya sampai 200 meter. Akibatnya saat hujan, air mengalir masuk ke rumah warga.
Tidak hanya itu, sejumlah material pembangunan Musallah di RT tersebut juga ikut terbawa air oleh proyek yang tidak memiliki papan proyek tersebut. Tentu ini bisa dipastikan pembangunan musalllah tersebut bakal terhambat. Kondisi ini dikeluhkan warga sekitar. Selain itu, jalan aspal juga ikut hancur.
Ketua RT 08/RW 03 Kelurahan Fitu, Abdurahman mengatakan, sudah menghubungi pimpinan proyeknya agar segera mengatasi persoalan tersebut. Namun hingga sampai saat ini belum digubris. “Warga sempat marah dan mengancam akan menghentikan proyek tersebut. Tapi saya bilang sabar. Nanti kita hubungi pimpinan proyeknya. Namun sampai saat ini yang bersangkutan belum muncul,” katanya.
Karena itu, warga berharap kepala dinasnya segera turun cek lokasi pembangunan proyek untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. “Kita harap pimpinan instansi yang punya proyek ini segera turun ke lokasi. Material musallah yang dibawa air juga harus dipertanggungjawabkan,” harap Abdurahman. (*)
Pengirim: Abdurahman, Ketua RT 08 Kelurahan Fitu