RESAH: Warga sekitar area tidak tenang ketika terjadi hujan, sebab kondisi tanah yang selalu terjadi longsong hingga kini belum juga diperhatikan Pemerintah Daerah RESAH: Warga sekitar area tidak tenang ketika terjadi hujan, sebab kondisi tanah yang selalu terjadi longsong hingga kini belum juga diperhatikan Pemerintah Daerah

LONGSOR yang terjadi sejak tahun 2007 ini membuat masyarakat capalalu merasa resah.  Hingga kini, kondis longsor masih terus terjadi di sekitar rumah warga ini. Sejak 2007 hingga 2017 ini belum sedikitpun sentuhan pemerintah dalam menangani longsor tersebut, sehingga warga di sekitar longsorpun khawatir akan longsor meninpa rumah mereka.
Dengan kondisi seperti ini, warga Capalulu yang ada di sekitar longsor sangat merasa hawatir apabila datang hujan. Sangat di sanyangkan kondisi masyarakat seperti ini lalu pemerinta daerah membiarkan.
Menurut Salmin Gay, salah satu kepala keluarga yang berada di sekitar longsor merasa khawatir akan kondisi longsor yang akan menimba rumah mereka.
“Mau tinggal di mana nanti kalau rumah kami hanyut di bawa air,” Keluhnya.
Kondisi seperti ini sudah beberapa kali dari pihak dinas PU datang memantau langsung, namun sampai sekarang belum juga ada perbaikan atau pembuatan saluran air untuk mengatasi longsor. Padahal longsor yang terjadi sekitar 2007 samapai sekarang belum sedikitpun pihak pemerintah mengatasinya, sehingga masyarakat di sekitar longsor merasa resah dengan kondisi tersebut. Sebenarnya pemerinta daerah mengatahui hal ini, namun mereka sengaja mendiamkan diri seakan-akan tidak tahu apa. (*)
Pengirim : SAHRUL IPA, Mahasiswa Sosiologi UMMU asal Kabupaten Kepulauan Sula