BOM: Rival, pelaku yang melemparkan bom Molotov. BOM: Rival, pelaku yang melemparkan bom Molotov.

TERNATE – Perbatasan Kelurahan Toboko dan Mangga Dua, Ternate Selatan belum sepenuhnya aman dari tawuran. Setidaknya aparat kepolisian lebih meningkatkan pengamanan. Lihat saja, Sabtu (15/7) pagi pukul 06.00, seorang pemuda Kelurahan Toboko melemparkan bom Molotov di tenda acara perkawinan di Kelurahan Mangga Dua. Tiba kursi hangus terbakar. Untung saja warga yang berada di acara perkawinan tersebut cepat menghindar. Meski begitu, suasana tampak panik, lantaran warga berusaha menyelamatkan diri. 
Personel Buru Sergap (Buser) Polsek Ternate Selatan yang mendapat informasi langsung bergerak mencari pelaku yang melemparkan bom itu. Tak butuh waktu lama, pelaku atas nama RI alias Rival (20) ditangkap dan diamankan ke Mapolsek. Tim Buser juga mengamankan rekan pelaku, RS alias Riski.
Informasi yang dihimpun Malut Post menyebutkan, aksi nekat Rival itu lantaran dendam. Ia pernah menjadi korban penganiayaan, yang diduga dilakukan pemuda Kelurahan Mangga Dua. Ceritanya, beberapa menit sebelum melemparkan bom, Rival dan Riski mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju ke Kelurahan Mangga Dua. Ketika itu Rival mengantar Riski. Tiba di Mangga Dua, keduanya dihadang beberapa pemuda Mangga Dua. Rival sempat mendapat bogem mentah.
Tak terima, Rival balik ke Toboko langsung membuat bom molotov. Rival lalu balik lagi ke Mangga Dua dengan mengendarai sepeda motor dan melemparkan bom tersebut ke sebuah tenda tepat ia ditinju. Beruntung, bom tersebut tidak mengenai sasaran dan hanya mengenai tiga buah kursi hingga hangus. Sejumlah pemuda yang berada di lokasi kejadian langsung mengejarnya, namun Rival berhasil kabur.
Pada pukul 06.30, Buser bersama Kapolsek Ternate Selatan turun ke tempat kejadian perkara (TKP) mengamankan Rival di kediamannya. Petugas kepolisian juga mengamankan Riski, teman Rival. Keduanya lalu dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan.
Kapolsek Ternate Selatan, AKP Masyhur Ade mengatakan pihaknya setelah mendapat laporan langsung turun ke lokasi dan mengamankan pelaku bersama dengan temannya itu. Dari hasil interogasi, kata Kapolsek, pelaku mengaku bahwa dirinya yang melemparkan bom tersebut seorang diri. ”Pelaku bersama temannya sudah kita amankan, sementara kita masih melakukan pemeriksaan,”jelas Kapolsek, kemarin (16/7).
Dikatakan Kapolsek, motif dari aksi nekat pelaku ini lantaran dendam. ”Pelaku tidak terima karena dianiaya sehingga membalas dengan melemparkan bom tersebut, sementara kita masih mendalaminya,”pungkas Kapolsek.(mg-03/lex)