Apris Risman Lingua Apris Risman Lingua

TERNATE – Proses hukum kasus dugaan korupsi anggaran Gerhana Matahari Total (GMT) tahun 2016 senilai Rp 1,7 miliar yang melekat di Dinas Pariwisata (Dispar) Malut, belum tuntas. Meski statusnya kasusnya sudah penyidikan, Kejati Tinggi (Kajati) belum bisa menetapkan tersangkanya, karena masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
“Kalau hasil auditnya sudah di tangan kami, langsung kami tetapkan tersangka,”jelas Kasi Penkum Kejati, Apris Risman Ligua, Kamis (10/8).
Sementara itu, belum lama ini pihak BPKP mengaku sudah tuntas mengaudit anggaran GMT. Hasilnya, BPKP menemukan ada unsur kerugian Negara. Hasil audit belum diserahkan ke Kejati, karena BPKP masih harus menyerahkan ke pusat untuk ditelaah.(tr-04/lex)