Kadishub Tikep Dianiaya, Penyidik Gelar Perkara di Polda

  • Wednesday, Sep 13 2017
PENGANIAYAAN: Suasana gelar perkara di ruangan Reskrimum Polda Malut, kemarin. PENGANIAYAAN: Suasana gelar perkara di ruangan Reskrimum Polda Malut, kemarin.

TERNATE – Polda Malut memback up kasus penganiayaan yang dilakukan sejumlah pekerja bangunan pasar di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) terhadap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Tikep Daud Muhammad. Meskipun kasus ini diusut penyidik Polres Tikep, Polda bertanggungjawab untuk memberikan perunjuk.
Kemarin (12/9), penyidik Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda melakukan gelar perkara kasus penganiayaan itu. Gelar perkara ini dipimpin Kasubdit III Reskrimum Polda, AKBP Mikael Sitanggang.
“Jadi penganiayaan ini bermula dari pembangunan pasar yang diduga memasuki lokasi Dinas perhubungan,”katanya.
Mikael mengatakan, pihaknya masih harus melakukan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP). Dengan cara itu, penyidik bisa mendeteksi siapa saja pelaku penganiayaan tersebut. “Keterangan para saksi juga menentukan. Selain itu, penyidik akan dalami fakta di lapangan ketika kejadian,”jelasnya.
Dibongkarnya sejumlah fasilitas di bangunan Pasar Tikep itu pun akan diusut polisi. Hanya saja, Polda belum mau angkat bicara. Tapi, menurut AKBP Mikael Sitanggang, soal pengrusakan itu akan ditangani Reskrimum Polda. “Kalau penganiayaan tetap ditangani penyidik Polres Tikep. Ini sudah arahan pimpinan,”ujarnya.
Sekadar diketahui, penganiayaan itu terjadi ketika korban mendapat informasi dari staf Dinas Perhubungan bahwa proyek pembangunan pasar itu mengambil lahan milik Dinas Perhubungan tepatnya di belakang kantor UPTD.
Mendapat laporan tersebut, korban langsung menuju ke lokasi proyek untuk mengecek, bahkan korban juga sempat mencabut benang boplang proyek dan terjadi adumulut hingga berujung padapenganiyaan. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Tikep.(mg-03/lex)