TERNATE – Dugaan korupsi anggaran proyek pembangunan jalan di Desa Kawalo-Tabona, Kabupaten Pulau Taliabu, diseriusi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut. Akhir-akhir ini, penyidik Kejati intens memeriksa para saksi dan mengumpulkan dokumen penting proyek tahun 2015 senilai Rp 30 miliar yang diduga merugukan Negara Rp 21 miliar ini. 
“Saksi yang kami periksa itu tentu ada kaitannya dengan proyek ini. Kami masih harus tambah beberapa saksi lagi,”jelas Kasi Penkum Kejati, Apris Risman Ligua.
Menurutnya, hingga kini penyidik belum menemukan gambaran siapa yang bakal ditetapkan tersangka. Sebab, keterangan para saksi dan dokumen yang dikumpulkan terbilang belum kuat.(tr-04/lex)