PELANGGARAN: Dua pelaku bom ikan diamankan petugas. PELANGGARAN: Dua pelaku bom ikan diamankan petugas.

TERNATE – LT (37) dan UD (32) terancam lima tahun penjara. Ini setelah dua warga Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) ini melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak. Keduanya ditangkap petugas Polair, Markas Unit Pulau Obi pada Minggu (29/10).
Direktur Polair Polda Malut, Kombes (Pol) Arif Budi Winofa mengatakan, kedua pelaku ini sudah dibawa ke Ternate dan sedang dilakukan pemeriksan. ”Keduanya sedang kita periksa, kita akan jerat keduanya dengan pasal 858 UU 31 tahun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” jelas Arif, kemarin (30/10).
Dir Polair Polda mengimbau nelayan lokal untuk tidak lagi menangkap ikan dengan menggunakan bahan peladak atau bom. Sebab hal tersebut dapat menghancurkan biota laut baik karang ataupun anak ikan dan lainnya. ”Sehingga nanti kedepan anak cucu kita sulit untuk mencari ikan di daerah,” tuturnya.
”Sekali lagi tolong hentikan tangkap ikan menggunakan bom. Jika kedapatan kita tetap tindak tegas,”tegasnya Dir Polair.(tr-03/lex)