TERNATE – Utman Jilahi (21), warga Kelurahan Tubo, Ternate Utara, hanya tertunduk lesu di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Ternate, kemarin (5/11).
Ia bahkan tidak mengangkat kepalanya kedepan saat mendengar Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan terhadapnya. Terdakwa yang mencabuli bocah wanita 9 tahun itu dituntut 10 tahun penjara dan dikenai denda Rp5 miliar.
“Terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa melakukan tipu muslihat melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. Atas dasar itu kami minta hakim menjatuhkan hukuman seperti yang kami tuntut,”tegas Ashyhari Waisale, JPU Kejari Ternate.
Dalam sidang yang dipimpin hakim Esther Siregar kemarin, terdakwa dijerat pasal 82 ayat 1 junto 76 e Undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan perempuan dan anak.
Beberapa pekan lalu Utman membawa bocah wanita berusia 9 tahun ke bagian belakang Kelurahan Tubu kemudian mencabulinya di bawah pohon pala. Pelaku mencabuli korban dengan cara memasukkan jari tangannya ke dalam (maaf) kelamin korban. Sidang putusan digelar pekan depan (12/11).(cr-02/lex)