Komnas HAM Sebut Kasus Rizieq Bukan Kriminalisasi Ulama

  • Monday, Jun 19 2017
HABIB Rizieq HABIB Rizieq

JAKARTA- Kasus yang menjerat Habib Rizieq Shihab disebut-sebut sebagai kriminalisasi ulama oleh para alumni Aksi 212. Meski demikian, Komnas HAM berpendapat lain.
Komisioner SubKomisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron mengatakan, apa yang dialami Rizieq bukanlah kriminalisasi ulama. "Tidak bisa disebut kriminalisasi ulama," kata dia kepada JawaPos.com, Minggu (18/6).
Menurut dia, apa yang dialami Rizieq sebagai pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu bukan kriminalisasi, tapi baru dugaan saja. "Baru dugaan ya," sambung dia.
Apalagi, lanjut dia, yang dilaporkan kali ini barulah Rizieq, dan itu belum ada bukti kriminalisasi. Sehingga lebih tepat disebut kriminalisasi Rizieq, bukan kriminalisasi ulama.
"Overgeneralisasi kalau disebut kriminalisasi ulama, karena Rizieq diadukan beberapa pihak karena beberapa kasus, salah satunya pornografi. Mana mungkin seorang ulama diadukan pornografi?" tegas dia.
Dia menambahkan, kasus Rizieq Shihab masih ditangani oleh tim yang dipimpin oleh komisioner lainnya, yakni Natalius Pigai. Pihaknya masih menunggu kesimpulan akhir dari penyelidikan tersebut. Dan kemungkinan hasil penyelidikan itu akan disampaikan pada Juli nanti.
Diketahui, Komnas HAM saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan kriminalisasi terhadap aktivis Islam dan tokoh lainnya macam Rizieq Shihab dan Al Khaththath. (jpg/jfr)