JAKARTA - Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie meminta para pimpinan partai politik saling bertemu. Itu untuk meluruskan segala kesalahpahaman yang muncul di publik saat ini. "Itulah perlu komunikasi politik antar pemimpin," ujarnya menjawab saling tuduh antar parpol di Kantor ICMI, Menteng, Jakarta, Rabu (9/8). Menurutnya, tidak semua persoalan harus dibawa ke ranah hukum misalnya dalam kasus Ketua Fraksi Partai NasDem Victor Laiskodat yang dipolisikan karena menyebut sejumlah partai mendukung kelompok ekstremis yang ingin mendirikan khilafah.
    Dia berpendapat, hukum saat ini sudah terlalu banyak dibebani pesan-pesan politik. "Kasian juga kepolisian, kejaksaan. Nanti karena dia ketua fraksi, jaksa agungnya juga dari NasDem? nanti ribut lagi. Nggak percaya lagi sama kejaksaan. Jadi bulet gitu loh. Proses hukum jadi campur aduk sama politik," kritik Jimly. Karena itu, menurutnya, perlu ada komunikasi antar pimpinan parpol. Bukan hanya antar koalisi pemerintah namun juga antar oposisi. "Jangan mentang-mentang ini koalisi pemerintah, ini koalisi opisisi nggak teguran. Nggak begitu," pungkas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu. (jpc/kox)