ZLATAN Ibrahimovic ZLATAN Ibrahimovic

MANCHESTER – Sepekan yang terjal bagi Manchester United. Bukan hanya harus menyiapkan untuk bentrok klasik dengan Liverpool pada pekan ke-21 Premier League akhir pekan ini (15/1), tugas United pada pertengahan pekan juga tidak kalah pentingnya. Akan tetapi Jose Mourinho sebagai nahkoda telah menentukan pilihannya.
    Mengalahkan Hull City dalam leg pertama semifinal EFL Cup di Old Trafford, Manchester, dini hari nanti juga masuk dalam agenda penting Mourinho. ''(Melawan) Liverpool memang laga besar. Tapi kami juga ingin merasakan tampil di final (EFL Cup). Hull akan kami dengan segala kekuatan yang ada di dalam diri kami,'' ucap Mourinho dikutip situs resmi klub.
    United sudah lebih dari enam tahun tidak merasakan final EFL Cup. Trofi pada edisi 2009-2010  adalah yang terakhir mereka bawa pulang. ''Okay ini (semifinal) dua leg. Setidaknya jika memenangi di leg pertama akan memberi keuntungan bagi kami. So, kami akan mencobanya (menang),'' lanjut pelatih dengan koleksi tiga trofi Piala Liga itu.
    Sebagai bukti bahwa Mourinho enggan melepas satu kans trofi pada musim pertamanya ini, The Special One – julukan Mourinho – menegaskan timnya akan turun dengan kekuatan terbaiknya. Pemain langganan starting eleven seperti Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, Ander Herrera, dan Antonio Valencia digaransi Mourinho.
    Keempatnya adalah pemain outfield terbanyak minutes play-nya pada musim ini. Empat pemain itu disimpan saat United mempermak Reading empat gol tanpa balas pada babak ketiga Piala FA, akhir pekan lalu (7/1). Sky Sport menyebut David De Gea, Jesse Lingard, dan Matteo Darmian juga masuk di dalam rencana Mourinho.
    Sementara, untuk mengamankan kekuatan tengahnya melawan Liverpool, maka Wayne Rooney bisa jadi opsi di belakang Ibra. Apabila itu terjadi lagi, maka Rooney punya potensi menyalip rekor gol yang sudah dikumpulkan Sir Bobby Charlton. Satu golnya ke gawang Reading lalu sudah menyamakan jumlah golnya dengan Sir Bobby, 249 gol.
    Pertanyaannya, apakah dengan kekuatan terbaik United bakal dominan atas Hull dan mencatat 9 streak kemenangan beruntunnya? Ingat, United pernah harus memanfaatkan Fergie Time (gol di menit-menit akhir) saat mengalahkan The Tigers – julukan Hull – pada pertemuan pertama di Premier League 27 Agustus lalu.
    Terlebih, Hull juga sedang on fire. Hadirnya Marco Silva sebagai pengganti Mike Phelan sudah membangunkan Hull yang sebulan tanpa kemenangan. Hull akhir pekan kemarin WIB menang 2-0 atas Swansea City di Piala FA. Rooney dkk tinggal berharap Hull belum 100 persen klik dengan gaya main ala Silva.
    Terutama dengan perubahan dari pakem back three ke back four. Terlebih, bek tengah Michael Dawson juga fifty-fifty kans mainnya karena cedera bahu setelah salah tumpuan saat terjatuh pada laga melawan Swansea. Padahal, di antara back four Hull, Dawson-lah yang punya persentase menang saat duel udara terbesar. Yaitu 57 persen.
    Tanpa kapten berusia 33 tahun itu, maka bisa jadi celah bagi serangan United. Apalagi, selama musim ini Hull lemah dalam duel-duel udara dan bertahan dari skema set pieces. Celah ini yang dapat dijadikan jalan masuk United. Terutama bagi Ibra dan Pogba yang kerap memanfaatkan skema-skema set pieces untuk mengancam lawan. Dua dari empat gol Pogba bahkan berawal dari set pieces.
    Kalah dari Hull akan jadi noda bagi United. Statistik satu dekade terakhir menunjukkan, hanya sekali Hull mengimbangi United. Itu pun di kandangnya KCOM Stadium saat Premier League musim 2014-2015 silam. Gelandang Ryan Mason dalam situs resmi klub menyebut timnya sudah lebih bagus di tangan Silva.
    ''Kami lebih banyak menekan, dan berani untuk bermain dengan tempo tinggi. Kami sudah bisa beradaptasi dengan gayanya (Silva). Sekarang tinggal bagaimana reaksi kami setelah ini. Besok (dini hari nanti) adalah momen yang penting bagi kami,'' kata mantan gelandang Tottenham Hotspur itu. Di laga melawan Swansea, sudah kelihatan gaya main baru Hull.
    Gaya main bertahan dan mengoptimalkan serangan balik yang diinginkan Silva sudah kelihatan potensinya. Dengan hanya 45 persen penguasaan bolanya, Hull optimal memanfaatkan delapan shots-nya dengan dua gol. ''Kalau saya, pressing tinggi dan bermain dengan tempo tinggi itu sudah terbiasa, sehingga saya menikmatinya,'' lanjut Mason.
    Melawan Swansea kemarin untuk kali pertama Hull cleansheet lagi sejak 20 Agustus. Artinya, sudah lebih dari empat bulan gawang Hull selalu kebobolan di segala ajang. Bek Josh Tymon dilansir Express mengungkapkan, Silva dalam sesi latihan kemarin WIB banyak menitik beratkan materi pada passing dan bagaimana bertahan dari set pieces. ''Kurang dari dua hari dia ingin kami mempraktekkan hasil latihan itu,'' sebut Tymon. (jpg/yun)