EUFORIA: Selebrasi Pemain Persiter di Kompetisi Linus 2016 lalu EUFORIA: Selebrasi Pemain Persiter di Kompetisi Linus 2016 lalu

TERNATE – Memang langkah Persiter untuk memenuhi ekspektasi public sepak bola Maluku Uara, terutama Kota Ternate cukup rumit. Kelub kebanggaan Kota Ternate ini diharapkan agar bisa mengembalikan kejayaannya untuk berkompetisi di pentas nasional, Liga 1. Namun, hal itu bukan perkara muda bagi klub yang belum diakuisi ini.
Langka terjauh yang melibatkan Persiter di kompetisi resmi PSSI adalah menjadi kontestan pada Liga 3 atau yang dikenal dengan Liga Nusantara. Namun demikian, Persiter justru menjadi salah satu klub yang punya banyak pemian yang dipakai jasanya oleh klub-klub yang berkompetisi di Liga 2 dan Liga 1. Terlepas dari beberapa seniornya yang sudah matang di klub-klub papan atas (sebut saja Zulham, Zulvin, Ilham Udin Armaiyn dan Mahdi Fahri Albar), ada 14 pemain Persiter yang dilahirkan di stadion angker kebanggan Kota Majang, Gelora Kie Raha juga saat ini sudah berpetualangan di level nasional.
“Memang sedikit sulit (untuk menembus Liga 1), tapi kita tetap berusaha dengan kemamuan kita. Saat ini yang kita lakukan adalah melahirkan banyak pemain agar bisa dipakai oleh klub-klub di Jawa,” kata pengurus Persiter Ternate, Muhdin Taha, Selasa (16/5).
Pemain-pemain yang saat ini jasanya digunakai oleh klub-klub luar Malut tersebut, rata-rata adalah pemain yang memperkuat Persiter pada Liga Nusantara 2016 lalu. Dari dua level kompetisi (Liga 1 dan Liga dua), lebih banyak pemain Persiter memperkuat klub-klub Liga Dua. Dua pemain di klub Liga 3, satu memperkuat klub Liga 1 yakni Risman Yusman (Pusamania Borneo). (lihat grafis).
“Dari 14 pemain Persiter hanya satu yang memperkuat Borneo (klub Liga 1), sisahnya di klub Liga 2,” tambahnya.
Dari sejumlah pemain Persiter tersebut dua di antarnaya bahkan sudah pernah merasakan atmosfer timnas Indonesia (U-19 racikan Indra Sjafri 2013), yaitu Djali Ibrahim dan Anggi A Yusuf. Anggi sednri saat ini menjadi gelandang andalan Persissolo (Liga 2), sementara mantan winger Persiter Ternate Djali Ibrahi memperkuat klub kota Riau, PSPS  Pekan Baru.
Muhdin mengaku bangga dengan banyaknya pemain Persiter yang dipanggil memperkuat sejumlah klub di level nasional tersebut. Menurutnya pemain-pemain tersebut punya talenta yang cukup baik, karakter permainan yang dinilai memiliki visi. Ia berharap, pemain-pemain Persiter yang saat ini berpetualangan di level nasional itu bisa menunjukkan kemampuan yang labih baik.
Pemain-pemain yang diretas Persiter tersebut tidak terlepas dari konstribusi besar klub-klub di bawah Persiter. Sebab, rata-rata pemain yang direkrut Laskan Kie Raha itu berasal dari klub-klub binaan Persiter melalui turnamen yang intens digelar oleh Persiter.
“Kami berharap setiap turnamen yang kami gelar selalu muncul pemain-pemain hebat. Karena dengan munculnya bibit-bibit pemain tersebut akan bisa menjadi masa depan Persiter, terutama untuk perkembangan sepak bola khususnya Persiter,” katanya.
Mantan pemain Persiter yang juga pernah melanglang buana di sejumlah klub-klub papan atas, Rahma Poci Rivai melihat ramainya pemain Persiter di klub-klub papan atas ini adalah sebuah prestasi Persiter. Menurutnya jika usaha Persiter untuk menjadi kontestan di Liga 1 menemukan jalan sulit, paling tidak ada pemain yang bisa membuat presenter menyebut nama Kota Ternate di setiap komentarnya.
“Cukup luar biasa, 14 pemain itu cukup banyak. Ini adalah kemajuan Persiter dan pengurus yang berusaha untuk memajukan persepakbolaan, terutama Persiter,” kata mantan striker lincah Persipura Jayapura itu.
“Sebelumnya kami kira hanya satu atau dua pemain saja yang akan memperkuat klub-klub di luar Malut. Yang jelas kami meras bangga, karena kali ini memang cukup banyak pemain Persiter yang berkipra di luar sana,” ungkap mantan pemain Timnas Indonesia yang saat ini dipercayakan Persiter untuk membesut tim Soretain Zona Malut itu. (mg-02/yun)


14 Pemain Persiter yang berlaga di Klub Luar Malut 
Nama                                                      Klub                Kompetisi
1. Risman Yusman (tengah)                  Borneo                 Liga 1
2. Bahrudin Ahya (belakang)           Palangkaraya             Liga 2
3. Samsul Bahri Saria (tengah)                Ps Tegal             Liga 2
4. Fijran Kunub  (striker)                  Martapura Fc             Liga 2
5. Teja Ridwan (striker)              Persita Tanggerang         Liga 2
6. M.Adnan Rahadi (belakang)    Persita Tanggerang         Liga 2
7. Djali Hi Ibrahim (winger)           PSPS  Pekan Baru         Liga 2
8. Didiwanto Ismail (belakang)             Banyumas             Liga 2
9. Arsil Kader (tengah)                           Banyumas            Liga 2
10. Ikbal Sukran (belakang)            Metro FC Malang         Liga 2
11. Ajuar Usman (tengah)                Persikabo Bogor         Liga 2
12. Anggi Yusup (tengah)                       Persisolo             Liga 2
13. Dodi Alekvan (belakang)             Persema Malang         Liga 3
14. Akbar (belakang)                        Persema Malang         Liga 3