BURU EMAS: pemain Ternate melakukan euphoria saat mengalahkan Haltim di partai semi final BURU EMAS: pemain Ternate melakukan euphoria saat mengalahkan Haltim di partai semi final

TERNATE – Misi untuk membawa pulang medali emas sudah diusung tim sepak bola Kota Ternate sejak awal. Dengan bermodalkan sejumlah punggawa Persiter, skuad yang diasuh Alfian Rivai ini menunjukkan kemampuan mereka sejak penyisihan grup hingga final. Skuad Kota Majang ini sudah menargetkan untuk membawa pulang medali emas. Namun, syaratnya Ternate harus mengalahkan Halbar di partai puncak sore ini di Lapangan Kompi, Tubelo, Sabtu (12/8).
Alfian memang sudah memantapkan skuadnya sejak menjalani TC di Ternate. Kemampuan tim asuhannya itu terbukti melejit hingga ke final dengan sangat mulus. Berada di Grup B, Ternate merengsek ke semi finel dengan status juara grup. Ternate kembali menunjukkan taring dengan merebut tiket final atas Haltim.
Nah, selangkah lagi Alfian mewujudkan ekspektasi public kota Majang ini. Alfian mangaku tim asuhannya sudah sangat siap untuk bertanding sore ini. Ia bahkan mengatakan, lawan yang dihadapi itu menag cukup kuat. Sebab, Halbar juga merengsek hingga ke final dengan tanpa ada hambatan berarti.
“Semua pemain sudah siap. Kita tetap pada prinsipnya mengejar peringkat satu, karena target kita adalah emas,” kata Alfian, kemarin (11/8).
Alfian menjelaskan, formasi yang bakal digunakan di partai puncak ini adalah 4-4-2. Pakem tersebut dinilai sangat tepat, dan sudah menjadi kebiasaan pelatih sejak dipercaya meracik skuad Kota Ternate. Memasang dua striker, Alfian mengaku permainannya akan lebih didominasi penyerangan. Ya, Alfian memang menuntut peman untuk meraih kemenangan.
“Kita ingin menang. Memang secara kualitas, Halbar juga cukup hebat. Tapi yang jelas, kita ingin memastikan kemenangan bisa diperoleh,” tegasnya.
Mengantisipasi serangan Halbar, Alfian memasang empat benteng pertahanan. Menurutnya, jika 90 menit tidak berbuah hasil maka laga bakal dikahiri dengan adu penalty. Dan hal tersebut juga sudah diantisipasi dengan sangat baik. Sebab, ada kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi, salah satunya adalah hasil imbang dan kemenangan ditentukan lewat adu penalty.
“Kita juga sudah siapkan eksekutor (penendang) penalty. Tapi kita masih upayakan selama 90 menit pertandingan,” ujarnya. (mg-02/yun)