BANGGA: Ilham Udin Armaiyn dan Pelatih Timnas Senior Luis Milla  BANGGA: Ilham Udin Armaiyn dan Pelatih Timnas Senior Luis Milla

BEKASI - Nasib baik menaungi Ilham Udin yang sedang tampil on-fire di Liga 1 Indonesia bersama Bhayangkara FC. Dia dipanggil timnas senior Indonesia untuk laga melawan Kamboja, Rabu (4/10) malam kemarin.
Setelah terakhir kali membela timnas pada ajang SEA Games 2015 Singapura, Ilham Udin tak pernah merasakan lagi panggilan membela negara dalam kancah internasional baik di tingkat umur maupun tim senior. Namanya juga tak dilirik Luis Milla untuk SEA Games tahun ini di Malaysia.
Padahal, dirinya sedang dalam performa terbaik bersama Bhayangkara FC dan membawa timnya untuk sementara bertengger di papan atas klasemen Liga 1 Indonesia. Akan tetapi, nasib baik menaunginya ketika mendapat panggilan timnas senior untuk laga melawan Kamboja.
Masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua, Ilham Udin berulang kali berhasil merepotkan pertahanan Kamboja dengan kecepatannya. Tapi sayang, dia tidak bisa mencetak gol atau membuat assist dalam laga yang berakhir dengan skor 3-1 tersebut. Ini sekaligus menjadi debutnya yang pertama bersama timnas senior Indonesia asuhan Luis Milla.
Meski begitu, dirinya mengaku bangga bisa membela Skuad Garuda untuk laga melawan Kamboja. Dia tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Milla yang memberinya kesempatan mencicipi seragam dengan lambang Garuda di dada.
"Saya sangat bangga dan senang sekali (bisa kembali membela timnas). Semoga ke depannya saya bisa lebih baik lagi," ujar Ilham Udin kepada wartawan selepas laga.
"Terima kasih kepada pelatih Luis Milla yang memberikan saya kesempatan ini, saya harus lebih banyak belajar dan kerja keras supaya saya bisa lebih baik lagi," tegas Ilham.
Ilham jadi salah satu pemain baru yang dipanggil bersama Fadil Sausu, Muhammad Taufik, dan Awan Setho. Khusus untuk Taufik, dia sudah pernah membela Pasukan Garuda dalam gelaran Piala AFF 2012.
Ilham dipanggil berkat ketajamannya di Liga 1 bersama Bhayangkara FC akhir-akhir ini. Dari 24 laga yang dia mainkan bersama Bhayangkara, pemain kelahiran Lelai Halmahera Selatan (Halsel) ini sanggup menyumbang sembilan gol. Mantan pemain Timnas U-19 Indonesia itu ikut berkontribusi membawa Bhayangkara FC memuncaki klasemen sementara Liga 1.
Sebelumnya, pemain binaan SSB Gamalama Ternate ini tercatat sebagai pemain yang berjasa saat mengantarkan timnas U-19 meraih gelar Piala AFF U-19 pada 2013. Kala itu, tendangannya dalam babak adu penalti memastikan gelar tersebut mendarat untuk pertama kalinya di tanah air, setelah 20 tahun lamanya tak pernah dirasakan. (net/yun)