CHAMPIONS: euphoria Olympic usai menjadi juara Sango Cup 2017 CHAMPIONS: euphoria Olympic usai menjadi juara Sango Cup 2017

TERNATE – Setiap turnamen sepak bola yang digelar di Maluku Utara, tak jarang bagi beberapa pemain nasional yang absen. Zulham Zamrun, salah satu pemain professional yang kerap tampil di turnamen local. Memang menjadi pengaruh tersendiri bagi klub yang diperkuat Zulham di persepakbolaan local. Beberapa tim yang pernah diperkuat Zulham di turnamen telah sukses meraih juara.
Sebelumnya, Gurabati Open Tournament (GOT) 2017 juga dihadiri winger yang saat ini memperkuat PSM Makassar itu. Terbaru, Zulham ikut memperkuat klub kebanggaan warga kelurahan Gambesi, Olympic pada turnamen Sango Cup 2017. Namun, Zulham hanya tampil pada partai puncak final antara Olympic versus Mayoma FC.
Menurut Zulham, Olympic adalah klub yang membesarkan namanya. Wadah yang pertama kali memperkenalkan dirinya dengan permainan kulit bundar itu. Tak hanya itu, pemilik Olympic adalah keluarga Zamrun yang didirikan sejak lama. Karena itu, Zulham merasa selalu terpanggil untuk membelanya di setiap keikutsertaan Olympic di beberabai turnamen local.
“Saya merasa harus terlibat di dalam, saya yang berinisiatif mendaftarkan Olympic  pada Sango Cup,” ujar Zulham, kemarin (31/10)
Zulham menceritakan, sebelumnya di partai puncak Sango Cup awal pekan kemarn, Zulham mengaku hanya menonton permainan Olympic di partai terakhir itu. Namun, sepertinya kemenangan Olympic harus butuh peran mantan winger Persipura Jayapura itu. Sebab, di babak pertama Olympic sudah ketinggalan 1-0. Nah, Zulham pun dimasukkan untuk menambah motivasi pemain Olympic. Hasil positif langsung berdampak dengan Olympic mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1 di akhir laga.
“Tadinya hanya memantau partai final. Tapi melihat ketingalan 0-1, terpaksa saya harus masuk. Alhamdulilhah Olympic menang dan bisa juara,” ungkapnya.
Menurutnya, setiap pertandingan local yang melibatkan Zulham sebetulnya bukan semata-mata menargetkan juara. Tapi banyak hal yang diinginkan Zulham di setiap kehadirannya di klub local yang ia bela. Di antaranya, ingin membagi pengalaman pada pemain-pemain local, menghibur masyarakat dengan permainan si kulit bundar itu.
“Kalau saya punya ambisi, maka dari awal saya sudah bermain untuk Olympic. Tapi saya hanya ingin tampil waktu di final saja,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Olympic, Lukman H. Gafur mengatakan, kemenangan yang diraih tidak terlepas dari peran penting dari duo Zamrun. Kehadiran Zulham dan Zulvin memberi dampak bagi tim, terutama mengangkat motivasi pemain. Ia menambahkan, turunnya dua kembar dalam pertandingan kerena keinginan mereka sendiri.
“Keinginan mereka berdua, jika Olympic sampai ke final maka, mereka berdua bermain. Jika tidak final maka ia tidak akan bermain,” ujar Lukman. (mg-04/yun)

Yang Lain di Kategori ini : « Pantang Remehkan Lawan