Masrul Hi Ibrahim Masrul Hi Ibrahim

TERNATE – Dari sebelas bakal calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur yang mendaftar di Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Malut baru-baru ini, ternyata hanya tujuh yang direkomendasikan ke Dewan Pimpinan Nasional (DPN). Lima diantaranya calon gubernur, dan dua lainnya calon wakil gubernur. Sementara, empat cagub lainnya gugur karena tidak memenuhi syarat.
Cagub yang direkomendasikan itu adalah Burhan Abdurahman,  Abdul Ghani Kasuba (AGK), Muhammad Kasuba (MK),  Capt. Ali Ibrahim dan Rudy Erawan. Sementara untuk Cawagub yakni Anton Piga dan Amin Ahmad. "Ketujuh nama ini kami putuskan dalam pleno DPP PKPI Malut belum lama ini.  Kami sudah kirim ke DPN PKPI. Dalam waktu dekat ke lima cagub tersebut akan dipanggil DPN untuk diuji kelayakan," jelas ketua DPP PKPI Malut,  Masrul H.  Ibrahim pada Malut Post kemarin (16/7).
Sementara  cagub yang tidak direkomendasikan adalah M Zen Mansur, Ahmad Hidayat Mus (AHM),  Abdurachman Lahabato, dan  Ade M Nur. “Yang tidak direkomendasikan ini karena tidak melengkapi beberapa berkas, antara lain surat keterangan bebas narkoba dan SKCK dari kepolisian,” katanya.
Berbeda dengan PKPI,  Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  Malut justru tidak merekomendasikan MK. Sebab, ada beberapa syarat yang tidak dipenuhi oleh cagub. "Untuk cagub yang direkomendasikan hanya AHM,  Rudy Erawan, Capt. Ali Ibrahim dan Burhan Abdurahman. Sementara Cawagub hanya satu yang direkomendasi ke DPP yakni Anton Piga," ungkap Ketua DPW PKB Malut Jasri Usman kemarin (16/7).
Lain halnya dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  Malut. Partai berlambang ka’bah"Kami akan pleno setelah rapat pimpinan wilayah PPP Malut  29 Juli nanti. Yang mendaftar sebagai Cagub yakni AHM,  Burhan Abdurahman,  AGK,  Rudy Erawan,  Capt Ali Ibrahim.  Sementara Cawagub hanya satu yakni Anton Piga," kata Ketua DPW PPP Malut, Riwan Tjan. (mg-01/wat)