Abdul Ghani Kasuba Abdul Ghani Kasuba

SOFIFI - Gubernur Abdul Ghani Kasuba marah tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang diam-diam membuat kantor cabang di Ternate. Orang nomor satu di pemprov ini tidak habis pikir dengan langkah yang diambil SKPD tersebut.  "Saya sudah perintahkan semua harus ke Sofifi, bahkan kediaman dinas di Ternate saja, saya mau serahkan ke Pemkot, tapi karena ada tamu dari pusat yang datang sehingga masih dipertahankan. Kenapa SKPD beraktivitas di Ternate," sesal gubernur kepada wartawan saat ditemui di Royal Resto Kalumpang usai makan siang bersama pihak Perbankan Selasa (12/9).
Tak sampai disitu, mantan anggota DPR RI memberikan pilihan kepada SKPD yang berkantor di Ternate, ingin tetap berkantor di Ternate atau ke Sofifi. Kalau mau di Ternate membuat keputusan pindah menjadi PNS Pemkot. "Saya tidak tahu kalau ada SKPD yang diam-diam membuat kantor cabang di Ternate, dan kalau  ada, itu ilegal," tegas Gubernur. Dia lantas menyinggung Dinas pendidikan dan Kebudayaan Malut yang melakukan aktivitas di Ternate. "Kantor Dikbud sudah dibangun begitu bagus di Sofifi, kenapa ada lagi kantor di Ternate. Saya akan tanya ke yang bersangkutan dulu," tegasnya.
Sementara Wakil Gubernur M. Natsir Thaib menegaskan tidak ada alasan bagi SKPD beraktivitas di Ternate. Sebab sarana kebutuhan dasar yang mendukung pelayanan Pemprov seperti PLN dan internet telah Tersedia. "Bahkan kantor cabang Mandiri, dengan segala upaya dipaksa untuk membangun kantor di Sofifi, terus apa lagi alasan SKPD," tuturnya.
Natsir mengaku, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gubernur apakah langkah SKPD ini atas perintah Gubernur atau tidak. "Kalau alasan keuangan saja, lalu berkantor di Ternate, apa yang urgen dengan pengurusan keuangan?. Perbankan sudah tersedia di Sofifi, jaringan internet dan listrik juga sudah ada, terus alasan apa lagi," sambungnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Imran Jakub saat dikonfirmasi terkait jajarannya berkantor di Ternate justri terkesan membela diri. Imran tak terima disebut berkantor di Ternate.  “Tidak ada kantor di Ternate, Yang ada hanya sekretariat bendahara. Sekretariat bendahara ini untuk mempermudah pelayanan keuangan. Sebab Badan keuangan sendiri masih berada di Ternate,” katanya seraya mengatakan jika aktivitas administrasi  keuangan di Sofifi dan berurusan Badan keungan di Ternate maka bagian bendahara akan bolak-balik Ternate-Sofifi. Tentu bukan hanya membutuhkan biaya besar tapi juga waktu habis. “Saya tegaskan tidak ada kegiatan kantor di Ternate tapi semuanya di Sofifi," singkatnya. Diketahui, ada 7 SKPD yang memiliki kantor perwakilan di Ternate yaitu Dinas DIKBUD beralamat di Salero, jalan menuju SMA 8 Kota Ternate.
Kemudian Disperkim beralamat jalan M.Sjahir, Depan SMAN 1 Kota Ternate, BAPPEDA beralamat Takoma Kompleks Pohon Pala, BPKPAD    jalan Monunutu (Kantor eks Bank Mandiri, dan jalan Siswa, Setwan Provinsi  di jalan Siswa dan DKP beralamat di Takoma, Kompleks Pohon Pala dan Pelabuhan Perikanan Bastiong Ternate. (udy/wat)