SOFIFI—Pernyataan Al Yasin yang mengklaim sudah berkomitmen dengan petahana  Abdul Ghani Kasuba (AGK) untuk maju bersama pada pemilihan gubernur (pilgub) membuat panas internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bukan saja Ketua DPW PKS Malut Ridwan Husen yang membantah klaim Yasin tersebut, fungsionaris PKS lainnya juga angkat bicara. Sekretaris DPW PKS Mat Basrin Kanaha menyatakan  komitmen dibangun Yasin dengan AGK  belum menjadi keputusan partai."Silakan saja Yasin mengklaim. Begitu juga AGK. Namun PKS juga punya pilihan yang nanti akan diputuskan di tingkat DPP (Dewan Pimpinan Pusat," tandas Basrin saat ditemui di Sekretariat Perwakilan  Deprov di Ternate, Rabu (13/9).  Dia mengungkapkan 6 nama yang sementara digodok di internal sebagai calon wakil gubernur mendampingi AGK. Satu di antaranya adalah Al  Yasin Ali. Sementara lima nama lainnya adalah  Ishak Naser, Madjid Husen, Ikram Haris, Iswan Hasjim dan Sidik Siokona."Salah satu syarat utama adalah wakil harus membawa partai sebagai kursi tambahan untuk mencukupi lima kursi dari PKS," ujar Basrin. “Kalu Yasin mengklaim sudah selesai pembicaraan-nya dengan AGK, itu hanya sebatas pembicaraan pribadi. Salah satu syarat adalah ada partainya atau tidak,” tambahnya sembari mengaku enam calon wakil tersebut  sudah disampaikan ke DPP. (udy/wat)