TERNATE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara akhirnya bisa melaksanakan tahapan seleksi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dimulai Rabu (12/10) besok. Ini tentunya menjadi kabar baik bagi para pelamar PPK. Kepastian seleksi anggota PPK di 112 Kecamatan di Malut ini disampaikan ketua KPU Malut Syahrani Somadayo kemarin (10/10). “Pemerintah provinsi (Pemprov) Malut mencairkan anggaran kurang lebih Rp 12 miliar. Anggaran ini sudah ditransfer ke KPU Kabupaten Kota. Yang jelas bahwa besaran anggaran yang ditransfer ke kabupaten kota ini berbeda karena topografisnya yang berbeda," jelas Syahrani.
Meski begitu, Syahrani prediksi anggaran tersebut tidak bisa mengakomodir tahapan pembentukan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). "Anggaran ini kemungkinan hanya baru pembentukan PPK, belum KPPS. Sebab, masih ada agenda lain setelah dibentuk PPK. Misalnya bimbingan teknis (bimtek) dan lain sebagainya," imbuhnya seraya berharap kegiatan seleksi ini bisa berjalan lancar.
Sebelumnya, Syahrani berharap kepada Pemprov Malut agar anggaran pilgub yang disepakati di APBD Perubahan sebesar Rp 65 miliar segera dicairkan. Sebab anggaran tersebut sudah disesuaikan dengan belanja tahapan pilgub 2018. “Total anggaran Pilgub 2018 yang kita sepakati bersama pemerintah sebesar Rp 222 miliar. Kita harap pemerintah pro aktif. Jika tidak akan memengaruhi tahapan pilgub,” ungkap Syahrani baru-baru ini. (tr-01/wat).