ilustrasi ilustrasi

SOFIFI-Sikap kontraversi ditunjukan oleh Anggota DPRD Provinsi (Deprov) Malut. Bagaimana tidak, sudah mendapat tunjangan transportasi, masing-masing ketua Deprov Rp 17.850.000, Wakil Rp 15,300.000 dan anggota Rp 14.025.000, namun ogah mengembalikan mobil dinas (mobnas) yang dipakai. Disisi lain, mereka mendapat surat penyerahan mobnas dari sekretariat.
Sampai saat ini, tercatat baru dua anggota Deprov yang mengembalikan mobnas yaitu Basrin Kanaha dan Ridwan Tjan. ”Dari 19 mobnas yang digunakan pimpinan dan anggota Deprov. Baru dua anggota yang mengembalikan

 "Setelah terima surat, langsung saya (Basrin Kanaha) antar ke sekretariat. Tapi yang lain sampai sekarang masih menggunakannya," aku Basrin kepada Malut Post dua hari lalu. Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Abdul Kadir Bubu mengatakan, setelah terbitnya peraturan gubernur (pergub) tentang hak keuangan pimpinan dan anggota DPRD, maka hari itu juga mobnas harus dikembalikan. Karena pembayaran tunjangan terhitung sejak pergub diterbitkan. "Kalau pergubnya diterbitkan tanggal 12 September, maka mobnas harus dikembalikan hari itu juga. Sebab pemberlakuan tunjangan terhitung sejak pergub diterbitkan," ungkapnya.
Apabila, bulan ini belum terbayar dengan alasan terkendala anggaran daerah, maka rapel dibayarkan setelah APBD Perubahan disahkan, sebab angarannya diakomodir pada APBD Perubahan. Menurutnya, jika ada anggota yang ogah atau tidak mau mengembalikan mobnas maka sekretariat harus tegas, tidak membayar tunjangan transportasi pada perhitungan rapel. "Inikan sama halnya memberi masalah pada sekretariat DPRD. Dan harus menjadi temuan. Sekretariat juga diingatkan jangan bersekongkol dengan membuat tanggal mundur pengembalian mobil. Biasakan seperti itu. Dikembalikan bulan Oktober, tapi dilaporkan bulan Agustus," tuturnya.

Terpisah, mantan ketua Fraksi Golkar Deprov Malut Edi Langkara ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa mobil yang dia gunakan sudah dalam proses pemutihan. Dan sudah diajukan ke sekprov. “Artinya bahwa status  mobnas itu sudah masuk masa pemutihan,” kata Edi. (udi/wat)
 


Nama                               Jenis Mobnas                             Jumlah


Fahri K Sangaji          Toyota Fortune/ DG 9 MU                      1
Junaidi Jafar             Toyota Afanza 1300 G/ DG 555 MU        1
Basrin Kanaha           Toyota Kijang Inova/DG 558 MU            1
Rais Marsaoly            Toyota kijang Inova/DG 559 MU           1
Tomi Wangeang        Toyota Kijang Inova/DG 556 MU            1
Amin Drakel              Toyota Kijang Inova DG 552 MU            1
Ikram Haris               Toyota kijang Inova/DG 563 MU            2
                               Toyota Fortune Jeep/DG 671 MU       
Suhri Hud                  Toyota Kijang Inova/DG 554 MU           2   
                                Toyota Kijang Inova/DG 574 MU   
Alien Mus                 Toyota Fortune Zeep/DG 662 MU            2
                                Toyota Kijang Inova DG 684 MU
Wahda Z Imam        Toyota Rush DG 585 MU                          1
Syachril Marsaoly     Inofa DG 648 MU
Yanmerus V Popana        Toyota Kijang Avansa DG 649 MU        1
Zulkifli H. Umar        Fortune Zeep/DG 665 MU                          1
Ishak Nasir            Toyota Fortune Zeep/DG 668 MU                1
Ridwan Tjan         Toyota Kijang Inova DG 663 MU.                  1

Catatan: Satu mobnas dikuasai mantan anggota DPRD Edi Langkara adalah jenis Toyota Kijang Inova DG 561 MU.