Komisi IV Setuju Anggaran PT Dialihkan ke Sekolah

  • Saturday, Oct 21 2017

SOFIFI-Komisi IV DPRD Provinsi (Deprov) sependapat dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Malut bahwa anggaran perguruan tinggi (PT) sebaiknya dialihkan ke sekolah SMA/SMK sederajat. Pasalnya, kondisi keuangan daerah yang tidak sehat ini akan sangat mengganggu kegiatan sekolah. Persetujuan ini disampaikan ketua Komisi IV Farida Djama, kepada Malut Post Jumat (20/10).
Politisi Partai Golkar ini mengaku, keinginan pengalihan anggaran PT ini sudah beberapa kali dibicarakan di rapat komisi. Bahkan rapat dengan perwakilan kepala sekolah awal Oktober lalu, juga diwacanakan. Karena itu, pihaknya telah menyampaikan ke Pimpinan DPRD agar pada tahun 2018 nanti, anggaran PT dihentikan atau dikurangi, sehingga pembiayaannya dialihkan ke sekolah. "Saya sudah bicarakan dengan pimpinan DPRD. Kalau bukan dihentikan, berarti dikurangi minimal dari Rp50 miliar menjadi Rp20 miliar," ungkapnya.
Farida mengatakan, alasan penghentian anggaran bagi PT tersebut karena hanya bersifat kebijakan, bukan belanja wajib seperti SMA dan SMK. Anggaran PT bisa diakomudir, jika kondisi keuangan sudah membaik. "Kebijakan itukan tentatif, kalau keuangan kita baik, baru diakomudir karena sasarannya tetap pengembangan sumber daya, tapi kalau kondisi keuangan lagi tidak stabil dahulukan lah yang wajib," ungkapnya. (udy/wat)