SISWA BERPRESTASI: Salsabila Ammari bersama kepala sekolahnya, Ramli Kamaludin, saat ditemui di sekolah, Kamis (18/5) HARIYANTO TENG/MALUT POST SISWA BERPRESTASI: Salsabila Ammari bersama kepala sekolahnya, Ramli Kamaludin, saat ditemui di sekolah, Kamis (18/5) HARIYANTO TENG/MALUT POST

Mengenal Salsabila Ammari, Peraih Nilai UNBK Tertinggi se-Malut

Usaha keras yang dilakoni Salsabila Ammari tak sia-sia. Siswa SMA Negeri 1 Kota Ternate tersebut berhasil meraih nilai tertinggi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun ini. Prestasi ini sebenarnya tak terlalu mengejutkan. Mengingat Salsabila merupakan langganan juara 1 di sekolahnya.

ABD YAHYA ABDULLAH, Ternate

Salsabila Ammari tak kuasa menahan emosinya saat diumumkan menjadi peraih nilai tertinggi UNBK SMA se-Maluku Utara. Matanya berkaca-kaca. Senang bercampur bangga dan haru. Siswi XII MIA 5 itu sama sekali tak menyangka bakal meraih pencapaian tersebut, mengungguli ribuan pelajar lainnya.
Tahun ini, sekolah Salsabila melaksanakan UN berbasis komputer (UNBK). Sulung dari pasangan Chalil Ammari dan Mayana Hasyim tersebut mendapatkan total nilai 340 dari empat mata pelajaran yang diujikan. Untuk Bahasa Inggris, cewek yang karib disapa Salsa ini mendapat nilai 94. Sementara pada mapel Matematika ia mendapat nilai 82,5,  Bahasa Indonesia 86, dan Biologi 77,5.
Kepada Malut Post, dara kelahiran 18 Oktober 1999 tersebut mengaku amat senang dan bangga. Padahal awalnya, ia hanya menargetkan bisa lulus UN saja. ”Memang tidak menyangka. Senang sekali ketika mendengarnya. Awalnya hanya ingin lulus saja, tetapi informasi dari kepsek katanya saya dapat nilai tertinggi se-Malut,” ujar Salsa yang ditemui di sekolahnya, Kamis (18/5).
Kakak dari tiga adik ini memiliki pola belajar yang tak jauh berbeda dibanding teman-temannya. Hanya saja, ia selalu mengulang materi pelajaran yang didapat setelah makan siang. ”Ketika pulang, apa yang didapat di sekolah saya ulang kembali di rumah. Selain mengulang lewat buku paket dari sekolah, saya juga membuka internet untuk cari referensi tambahan,” terang Salsa yang didampingi Kepala Sekolah Ramli Kamaludin.
Salsa mengaku memiliki trik khusus untuk mendapatkan nilai ujian yang gemilang. Sejak awal semester II, ia mulai fokus mempelajari materi empat mapel UN. ”Bukannya mengesampingkan mata pelajaran lain, tapi saya lebih banyak fokus di mata pelajaran UNBK itu,” tutur gadis yang hobi membaca ini.
Menurut Salsa, orangtua tak pernah memaksanya untuk belajar. Bahkan jika ia mulai terlalu serius belajar, ayah dan ibunya kerap menggodanya. ”Mereka bilang jangan terlalu serius belajar. Banyak santai juga, jangan sampai stres. Tapi karena saya mau punya nilai yang bagus, maka harus berusaha,” ungkapnya sembari tersenyum.
Salsa sendiri dididik untuk mandiri oleh ayah dan ibunya. Chalil Ammari, ayah Salsa, adalah seorang pegawai negeri sipil. Sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga. ”Setelah pulang sekolah, sebelum belajar bantu ibu memasak dan bersihin rumah dan lainnya. Jarang keluar rumah. Kecuali kalau disuruh orangtua saja,” katanya.
Lulus dengan prestasi yang mentereng, Salsa memilih melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Surabaya (ITS). Ia sudah mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). ”Tinggal tunggu hasilnya saja. Jurusan yang saya ambil Matematika Murni,” tuturnya.
Ya, Matematika memang kesukaan Salsa. Sejak mulai mengenal huruf, ia sudah suka pelajaran berhitung itu. ”Selain Matematika, saya juga ikut tes di Unsrat, ambil jurusan Hubungan Internasional,” sambung alumnus SMP Negeri 1 Kota Ternate tersebut.
Untuk memelihara kecintaannya pada ilmu pengetahuan, gadis manis ini bercita-cita menjadi seorang dosen. Ternyata keinginannya menjadi dosen bermula dari kesukaannya menjelaskan materi pelajaran pada teman-temannya yang belum paham. ”Sejak masih duduk di kelas 1 SMA, ketika ada teman tidak paham dan saya bisa bantu menjelaskan, rasanya senang sekali. Makanya saya pengen jadi dosen,” kata Salsa.
Kepala Sekolah Salsa menambahkan, siswanya tersebut merupakan murid yang pandai. Sejak awal, para guru sudah memprediksi ia akan berhasil dalam pendidikannya. ”Sejak awal masuk sudah terlihat kepintarannya. Bahkan, dia selalu juara umum sejak kelas 1,” tutur Ramli Kamaludin.
Ramli bahkan memprediksi seluruh nilai mata pelajaran Salsa tertinggi di antara semua teman-temannya. ”Katanya dia bukan hanya nilai UNBK saja yang tinggi, tapi mata pelajaran lain di ujian sekolah dan praktek juga tertinggi,” jelasnya.
Sehari-hari, Salsa dikenal sebagai siswa yang supel, sopan, dan senang menyapa guru-gurunya. Selama ini pula, ia sudah sering mengharumkan nama sekolah. ”Banyak lomba mata pelajaran yang diraihnya, baik di tingkat sekolah, kabupaten/kota, hingga ke tingkat nasional,” ungkap Ramli.
Ramli juga berharap, siswa lain dapat menjadikan Salsabila sebagai teladan dalam meraih prestasi. ”Kelas 1 dan 2 juga saya harap agar motivasi belajar terus ditingkatkan lagi, agar bukan hanya mendapat nilai UN bagus, tapi prestasi lain juga perlu dibaguskan,” pungkasnya.(tr-05/kai)