PENGAMANAN: Aparat saat menginterogasi enam wanita di Mapolres Ternate. PENGAMANAN: Aparat saat menginterogasi enam wanita di Mapolres Ternate.

TERNATE – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Ramadan dan jelang lebaran indulfitri, aparat gabungan TNI-Polri melakukan razia dengan tujuan membasmi penyakit masyarakat (pekat) seperti premanisme, prostitusi, minuman keras, narkotika dan lainnya.
Kegiatan patrol diawali dengan apel dan briefing anggota di pusatkan di Mapolres Ternate yang dipimpin Kabag Ops Polres Kompol Jufri Dukulamo. Kegiatan patroli ini terdiri dari dua tim gabungan, yakni dari tim gabungan satu yang dipimpin Kasat Sabhara Polres AKP M Amin melaksanakan patroli ke wilayah Ternate Utara. Sementara tim dua yang dipimpin Pasi Ops Kodim 1501Ternate Kapten (Inf) Prapto melaksanakan patrol ke wilayah Ternate Selatan.
Dalam patroli tersebut, menyampaikan himbauan kepada masyarakat di sejumlah titik, demi terciptanya situasi yang kondusif. Operasi ini juga sedikitnya diamankan enam orang wanita tanpa identitas yang selanjutnya dibawa ke Mapolres untuk didata dan diberikan pembinaan. Enam wanita itu diamankan di tempat yang berbeda. Karena gerak-gerak enam wanita tersebut mencurigakan, petugas memilih mengamankan mereka ke Mapolres untuk didata kemudian diberi pembinaan.
Patroli yang digelar aparat gabungan ini sempat mengundang perhatian masyarakat. Di setiap lokasi yang disinggahi petugas, warga berkumpul untuk menyakisikan ketika petugas melakukan upaya pengamanan. Warga mengaku kegiatan aparat itu positif dan harus dilakukan intens.
Kapenrem 152 Babullah Lettu (Inf) Heru Darujito mengatakan bahwa patroli gabungan TNI-Polri ini merupakan upaya untuk menciptakan suasana kondusif selama Ramadan. ”Direncanakan patroli ini akan terus dilakukan secara bergantian untuk menciptakan situasi yang aman di wilayah Kota Ternate,” tuturnya.(mg-03/lex)