PENJABAT BARU: Gubernur Abdul Ghani Kasuba melantik 197 pejabat eselon II, III, dan IV dalam pelantikan semalam. Pelantikan yang dijadwalkan pagi itu molor hingga berjam-jam lamanya. RUSDI ABDURRAHMAN/MALUT POST PENJABAT BARU: Gubernur Abdul Ghani Kasuba melantik 197 pejabat eselon II, III, dan IV dalam pelantikan semalam. Pelantikan yang dijadwalkan pagi itu molor hingga berjam-jam lamanya. RUSDI ABDURRAHMAN/MALUT POST

SOFIFI – Perombakan kabinet AGK-Manthab berlangsung alot. Reshuffle pejabat eselon II, III, dan IV yang sedianya dilangsungkan pagi kemarin, molor hingga pukul 22.30 malam tadi. Dalam sejarah pemerintahan Provinsi Maluku Utara, ini pertama kalinya pelantikan pejabat dilakukan malam hari. Pada pelantikan semalam, sembilan pejabat eselon II di-rolling. Satu diantaranya langsung nonjob.
Pantauan Malut Post, Gubernur Abdul Ghani Kasuba yang baru tiba dari Jakarta pagi kemarin sudah berada di kediamannya di Sofifi sejak pukul 11.30. Ia ditemani Kepala Badan Kepegawaian Daerah Irwanto Ali. Irwanto baru terpantau keluar dari kediaman jelang salat Jumat. Usai Jumatan, Irwanto dan Gubernur kembali mengurung diri di kediaman sampai pukul 18.27.
Di luar kediaman, pegawai Pemerintah Provinsi dan tim sukses AGK-Manthab sekitar 15 sampai 20 orang tampak berkumpul. Mereka juga menunggu kepastian pelantikan. Bahkan Ketua Institut Sibualamo Aziz Hakim juga terpantau berada di sekitar kediaman hingga malam hari.
Di sisi lain, para pejabat eselon II sudah berkumpul di Kantor Gubernur sejak pukul 16.20. Mereka mengenakan setelan jas lengkap. Diantaranya adalah Kepala Bappeda Samsuddin Banyo, Kepala Dinas Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu Nirwan MT Ali, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan M Miftah Baay, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Imran Jakub, serta Kepala Dinas Kesehatan Idhar Sidi Umar. Jelang Magrib, para pejabat ini baru mendapat informasi jika pelantikan bakal dilakukan pukul 8 malam.
Dalam pelantikan semalam, Gubernur mengganti tampuk kepemimpinan sembilan jabatan eselon II. Sebagian besar diantaranya hanya bertukar posisi. Seperti Kepala Badan Peningkatan SDM Mulyadi Wowor yang posisinya bertukar dengan Kepala Balitbangda Anwar Hasjim. Begitu juga Kepala Dinas Kearsipan & Perpustakaan Miftah Baay yang bertukar posisi dengan Kepala Biro Pemerintahan & OTDA Sarif Hi Sabatun.
Lalu ada pula Kepala Dinas Pariwisata Anwar Husen yang digeser menjadi Asisten Perekonomian & Administrasi Pembangunan. Mantan Asisten Perekonomian dan Adbang Ali Syarif menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan & Pembangunan. Sementara eks Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan & Pembangunan Adhan Alim dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Semuel Menahen Kojoba yang sebelumnya menjabat sebagai Kadispora di-nonjob-kan Gubernur sebagai staf di Dikbud.
Selain ketujuh pejabat eselon II di atas, pergantian jabatan juga terjadi pada Samsuddin Abdul Kadir, Kepala Satpol PP. Mantan penjabat Bupati Pulau Morotai itu didapuk menjadi Kepala Dinas Pariwisata menggantikan Anwar Husen. Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Burhan Mansur dilantik menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika & Persandian. Dengan pergeseran ini, dua jabatan kepala dinas yang ditinggalkan Samsuddin dan Burhan masih dinyatakan kosong.
Gubernur juga me-rolling 41 jabatan eselon III dan 147 eselon IV. Pejabat eselon III yang di-reshuffle diantaranya adalah Kepala Bidang Pengendalian Kerja Sama Biro Protokoler dan Komunikasi Halid Alkatiri. Halid yang juga juru bicara Gubernur ini dipindahkan menjadi Kepala Penghubung menggantikan Armin Zakaria. Posisi yang ditinggalkan Halid masih dibiarkan kosong. Ada pula Kalbi Rasyid yang sebelumnya staf pada Dinas Pariwisata dilantik sebagai Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora.
Keputusan perombakan kabinet yang dilakukan Gubernur Ghani ini agak meleset dibandingkan kabar yang santer beredar sebelumnya. Dimana Kepala Bappeda dan Kepala BKD dinyatakan ikut dicopot. Hanya Anwar Husen yang benar-benar dipindahkan dari posisinya.

Dugaan Intervensi
        Informasi yang dihimpun Malut Post, Gubernur sendiri masih belum bisa menentukan sikap jelang jam-jam pelantikan. Diduga, terlalu banyak intervensi dari pihak luar yang ikut mengatur-atur komposisi kabinet AGK-Manthab. Akibatnya, beberapa nama yang sebelumnya telah direncanakan dilantik akhirnya dibatalkan. Hal ini juga yang mengakibatkan pelantikan molor hingga berjam-jam.
Saat dikonfirmasi, seperti biasa Gubernur Ghani menepis tudingan tersebut. Menurutnya, pelantikan tertunda lantaran ia harus mempertimbangkan secara matang setiap pejabat yang bakal ditempatkan, tentunya dengan tidak mengabaikan hasil kerja panitia seleksi asesmen pejabat. ”Semua nama-nama yang dilantik ini atas dasar persetujuan Menpan, bukan saya lantik sembarang. Dan sampai dilantik malam karena sebelumnya saya di Jakarta dan baru balik tadi (kemarin, Red),” katanya diplomatis.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga menepis isu jika ada pihak luar yang mengintervensi keputusannya. ”Tidak ada tim sukses. Semua berdasarkan hasil asesmen. Sisanya (pejabat yang belum dilantik, Red) akan dilantik setelah enam bulan masa pendaftaran,” tandasnya.(udy/kai)

Pejabat Eselon II yang Di-reshuffle

Nama                                     Jabatan Lama                                                            Jabatan Baru
Samsuddin Abdul Kadir       Kepala Satpol PP                                                         Kepala Dinas Pariwisata
Burhan Mansur                   Kepala Dinas Perhubungan                                          Kepala Dinas Komunikasi, Informatika & Persandian
Mulyadi Wowor                  Kepala BPSDM                                                             Kepala Balitbangda
Anwar Hasjim                     Kepala Balitbangda                                                      Kepala BPSDM
Muhammad Miftah Baay     Kepala Dinas Kearsipan & Perpustakaan                       Kepala Biro Pemerintahan & OTDA
Sarif Hi Sabatun                 Kepala Biro Pemerintahan & OTDA                               Kepala Dinas Kearsipan & Perpustakaan
Anwar Husen                     Kepala Dinas Pariwisata                                               Asisten Perekonomian & Administrasi Pembangunan
Ali Syarif                            Asisten Perekonomian & Administrasi Pembangunan    Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan & Pembangunan
Adhan Alim                        Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan & Pembangunan    Kepala Dinas Pemuda & Olahraga
Semuel Menahen Kojoba    Kepala Dinas Pemuda & Olahraga                                 Staf pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan