Bigger, Weirder, and Funnier Guardians of the Galaxy

  • Thursday, Apr 13 2017
DORKLY DORKLY

Zetizen, TOKYO – Kurang dari sebulan lagi, Guardians of the Galaxy Vol 2 siap menghibur penggemarnya di seluruh dunia. Masih menceritakan Peter Quill, manusia bumi yang diculik seorang alien bernama Yondu pada usia 9 tahun, film itu bakal tampil lebih besar, seru, aneh, dan jauh lebih lucu daripada pendahulunya.

Semua terjadi berkat totalitas James Gunn, director sekaligus writer film tersebut. Setiap adegan dan aktor di film kedua itu benar-benar merupakan buah pikiran Gunn yang dipertimbangkan matang-matang. To the extent, cerita dalam film tersebut akan berbeda dengan yang ada di komik. ’’Aku tidak mengerjakan apa pun selama 3,5 tahun terakhir selain membuat film ini,’’ ungkap Gunn menjelaskan seberapa besar dirinya melihat film keduanya tersebut.

Pernyataan itu, rasanya, nggak berlebihan. Sebab, di film tersebut, kita bakal menyaksikan para karakter yang dipertemukan secara nggak sengaja di film pertama makin dekat dan memiliki ikatan yang kuat. Itulah sisi spesial Guardians of the Galaxy Vol 2. ’’Aku mau penonton datang dan mengharapkan akan melihat sesuatu seperti Guardians of the Galaxy pertama, tapi juga mendapatkan pengalaman yang berbeda,’’ ucapnya bersemangat.

To be honest, kali pertama mendengar pernyataan tersebut dari sang director, rasanya cukup aneh. Sebab, Guardians of the Galaxy emang jadi salah satu film sukses Marvel berkat pembawaannya yang unik. Kelompok orang terbuang dan penuh dendam yang akhirnya bersatu melawan musuh yang lebih besar. What can go wrong, right?

Well, ternyata bukan itu yang ada di pikiran James Gunn saat mengerjakan sekuel film tersebut. Bagi dia, penokohan dan cerita bukanlah suatu hal baku yang nggak bisa diubah. ’’Kalau kita perhatikan, cerita dan latar belakang Star-Lord 20 tahun lalu, 10 tahun lalu, bahkan 8 tahun lalu selalu berubah,’’ ujar pria yang udah lebih dari 20 tahun menjadi sutradara tersebut. Itulah yang akhirnya membuatnya memilih untuk meneruskan cerita ke arah yang cukup unik bagi sebuah film live-action superhero.

Meski film itu bakal menampilkan adegan action yang seru dan penuh visual fantastis, jalan cerita yang diangkat justru jauh dari tipikal kebanyakan cerita film superhero. Film tersebut akan membeberkan background story dari setiap karakter. Sebut aja terbongkarnya siapa ayah Peter Quill, masa lalu Gamora dan Nebula, and of course Rocket and Yondu. Plus, kehadiran Baby Groot dan Drax yang makin lucu bakal menghanyutkan emosi penonton ke arah nggak terduga.

’’Aku sangat suka mengambil karakter paling buruk dan melihat sisi baik di baliknya. Sebab, seburuk-buruknya seseorang pasti punya sisi lemah, sisi baik, serta keinginan untuk berbuat baik,’’ tutur Gunn.

Keinginan itulah yang akhirnya membuatnya benar-benar menikmati pembuatan film keduanya tersebut. Apalagi, dia udah mengetahui begitu banyak fans di luar sana yang menanti filmnya. Gunn superexcited untuk bisa segera memuaskan keingintahuan para fans terhadap cerita di film kedua Guardians of the Galaxy ini.

And of course, bukan Guardians of the Galaxy namanya kalau nggak menyertakan iringan musik era 70-an di berbagai adegan penting. Kali ini Awesome Mix Volume 2, hadiah terakhir dari ibu Peter Quill, bakal mengalun di berbagai momen penting sepanjang film. Saking pentingnya, Gunn memilih sendiri lagu-lagu tersebut. Dia menyortir ribuan lagu di playlist-nya hanya untuk mencari beberapa lagu terbaik di setiap adegan.

’’Awesome Mix selalu tentang emosi. Jadi, aku mencari lagu dengan emosi paling pas untuk setiap adegan dan memasukkannya ke film. Aku benar-benar senang ketika pilihanku ternyata begitu sukses dan disukai semua orang,’’ ucap pria yang juga bakal terlibat dalam pembuatan Avengers: Infinity War tersebut. Well guys, udah penasaran? Tenang aja, Guardians of the Galaxy Vol 2 dirilis pada 5 Mei nanti kok! (c14/giv)