FOTO-FOTO: DOK. PRIBADI • LAYOUT: NINA/ZETIZEN TEAM FOTO-FOTO: DOK. PRIBADI • LAYOUT: NINA/ZETIZEN TEAM

BANYAK jalan menuju Roma. Yap, ada banyak jalan juga buat dapat penghasilan. Salah satunya membuka jasa endorse dan paid promote. Bermodal popularitas dan foto yang bagus, si endorser udah dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Bahkan, kadang nominal yang dihasilkan bisa mengalahkan pendapatan dari pekerjaannya yang lain loh. So, sebenarnya seberapa menguntungkan sih endorse dan paid promote yang lagi marak ini? (may/c14/als)

 

Meski Side Job, Bisa Menguntungkan

Ify Alyssa (Instagram: @ifyalyssa)

Selain sebagai penyanyi, Ify dikenal berkat aktingnya di beberapa sinetron. Prestasinya di dunia entertainment membuatnya juga eksis di media sosial. Nggak heran kalau akun Instagram-nya yang udah terverifikasi punya lebih dari satu juta pengikut. ’’Awalnya, aku pengin beli barang fashion online, tapi malah dikasih gratis dengan syarat ikut mempromosikannya,’’ ujar Ify.

Melihat peluang bisnis tersebut, Ify pun mulai menerima endorse. Setelah sepakat menerima endorse suatu barang, Ify bakal mem-posting foto produk tersebut dalam jangka waktu 1–2 minggu. ’’Kadang-kadang ada brand yang memberikan timeline posting. Jadi, aku mengikuti prosedurnya,’’ kata penyanyi yang nggak menerima paid promote tersebut. Ify juga nggak sembarangan loh dalam mem-posting foto. Dia akan menyesuaikan tema supaya foto produk yang di-endorse terlihat eye-catching.

Sebagai seorang entertainer, Ify menganggap endorsement hanya side job di sela-sela kuliah dan pekerjaannya. Meski begitu, Ify mengakui bahwa kegiatan itu cukup mendatangkan keuntungan. ’’Aku melihat bisnis ini saling menguntungkan (endorser dan olshop, Red) dan menurutku peluang bisnisnya baik,’’ jelas Ify. Menurut salah satu fashion olshop yang pernah meng-endorse -nya, Ify memasang tarif Rp 1,5 juta untuk sekali endorse.

 

Raup Rp 10 Juta dalam Sebulan

Gaga Muhammad (Instagram: @gagamuhammad)

Pada usianya yang baru 17 tahun, Gaga bisa mendapatkan penghasilan dengan menjadi endorser. Awalnya, dia nggak tertarik membuka jasa endorse. Namun, karena banyak olshop yang mengiriminya pesan untuk menerima endorse, Gaga pun menyerah. ’’Akhirnya, aku cari admin buat meng-handle endorsement dan business inquiry lainnya melalui LINE@,’’ jelasnya.

Memiliki lebih dari 613 ribu follower dan akun terverifikasi resmi, Gaga punya beberapa aturan untuk endorsement-nya. Misalnya, Gaga akan memilih sendiri barang mana yang di-endorse. Kemudian, foto produk yang di-endorse kepadanya bakal di-posting 1–2 minggu setelah barang sampai. ’’Jangka waktu buat posting foto itu aku lakukan biar hasil foto yang aku post bisa maksimal,’’ ucapnya. Selain itu, Gaga menghindari endorse berupa obat-obatan herbal loh.

Membuka endorsement pada usia muda, Gaga bisa mencari uang tanpa minta orang tua. ’’Dalam sebulan, aku berhasil mengumpulkan penghasilan Rp 5 juta–Rp 10 juta pure dari endorsement. Biasanya, aku pasang tarif Rp 950 ribu per barang pertama dan Rp 100 ribu untuk barang selanjutnya,’’ terangnya. Selain itu, Gaga membuka jasa paid promote selama 3 jam dengan tarif Rp 700 ribu.

 

Sumbang 70 Persen dari Penghasilan

Nikita Kusuma (Instagram: @nikitakusuma)

Selebgram satu ini populer karena kepiawaiannya mengatur konsep endorsement. Bahkan, hampir setiap foto yang di-post selalu ditemani barang endorse. Meski begitu, Nikita berfokus pada tema tertentu agar feeds Instagram-nya bernilai estetik. Misalnya, sekarang Nikita lagi suka banget sama nuansa clean-cut dan pastel combination. Sebisa-bisanya dia melakukan photo shoot dengan tema tersebut agar Instagram-nya berciri khas.

Punya lebih dari 318 ribu follower, Nikita dipercaya menjadi brand representative oleh banyak online shop. Mulai produk fashion, make-up, hingga makanan. Memiliki LINE@ yang di-handle sendiri, Nikita berusaha menjawab pertanyaan kliennya dengan ramah. Jadi, nggak heran kalau sekarang LINE@-nya punya 2.300 adder dengan kepentingan bisnis masing-masing. ’’Aku buka batch endorse setiap bulan agar lebih terorganisasi. Dengan begini, penghasilanku dari endorse juga bisa stabil,’’ tuturnya.

Menurut Nikita, kegiatan endorsement yang dilakukannya ternyata sangat menguntungkan. ’’Bisa sampai 70 persen penghasilanku itu didapat dari endorsement. Dari situ income-nya bisa aku pakai untuk improve kualitas fotoku dan ditabung,’’ ujarnya. Selain diuntungkan secara finansial, Nikita senang dengan bisnis tersebut karena dapat mencoba barang-barang baru di pasaran.

Yang Lain di Kategori ini : « Teman Bossy Bikin Keki