KHIDMAT: Seluruh delegasi JGHN 2017 menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum pembukaan acara resmi dimulai. Merinding!.FAHMI/BONTANG POST KHIDMAT: Seluruh delegasi JGHN 2017 menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum pembukaan acara resmi dimulai. Merinding!.FAHMI/BONTANG POST

Finally! Kemarin (20/8), event Jambore Generasi Hijau Nasional 2017 memasuki hari pertama. Setelah bersama-sama menghadiri malam puncak Green Generation Award 2017, seluruh delegasi dari 27 provinsi dan 65 kabupaten/kota se-Indonesia akhirnya tiba di venue setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih tujuh jam. Rencananya, mereka bakal menginap di Oak Tree Hotel hingga Jumat (25/8) mendatang.

On the first day, 125 peserta melakukan beberapa agenda kece yang telah disusun oleh para panitia. Diawali dengan forum group discussion (FGD). Tiap peserta dari masing-masing regional bersama-sama menjelaskan permasalahan lingkungan yang tengah dihadapi daerahnya. Mereka saling memberi solusi jika permasalahan-permasalahan yang dialami sudah pernah dipecahkan oleh daerah lainnya. Kalau belum, mereka akan bersama-sama menyusun strategi yang dirasa paling jitu untuk mengatasi masalah tersebut.

Eits, peserta juga dikenalkan lebih dekat dengan Kota Bontang, lho. Bersama Bapak Agus Amir, kepala Badan Lingkungan Hidup Bontang mereka belajar bagaimana Bontang berhasil meraih penghargaan Nirwasita Tantra, meskipun kota ini masih berumur muda.

Peserta yang haus akan ilmu tentu saja enggak melewatkan kesempatan ini untuk bertanya. Mulai dari bagaimana cara Bontang menghadapi masalah lingkungan, mewujudkan transportasi massal berbahan bakar gas, cara masyarakat menyubsidi gas untuk keperluan rumah tangga, hingga melakukan pembangunan. “Kegiatan ini sangat positif dapat menghimpun seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dalam masalah lingkungan dan sebagai tuan rumah, Bontang sangat berbangga,” ungkapnya.

 

Meski baru berkumpul kurang lebih 24 jam, semua delegasi langsung kompak, loh! Yang bikin asyik, mereka sering banget meneriakkan yel-yel super asyik. Hal tersebut bikin suasana diskusi enggak kaku dan terasa lebih menyenangkan. Meriah!

Enggak cuma peduli soal lingkungan, para peserta JGH pastinya harus mampu menjadi sosok generasi Z yang berprestasi dan menginspirasi. That's why, mereka pun diajak berdiskusi tentang materi kepemudaan bareng Hartini, kepala bidang KSPK BKKBN Kaltim, dengan mengangkat tema Generasi Muda Berkualitas. Fyi, ternyata banyak banget teman-teman dari beberapa wilayah di Indonesia yang bergabung dalam PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja). "Salah satu materi yang dibahas adalah delapan fungsi keluarga. Nah, ada poin tentang bagaimana cara mengajarkan kebaikan lingkungan bagi orang di sekitar kita. Tentu aja korelasinya dengan tema "It's Easy to be Green" yang diangkat Green Generation Indonesia erat banget," ujar Raja Medina Yohana, delegasi asal Riau. Wah, jadi makin kepo dengan agenda di hari kedua. Stay tune, guys! (*/fzn/*/yjm/k15)